Tim nasional sepak bola Australia menargetkan kemenangan perdana di babak gugur Piala Dunia saat menghadapi Mesir pada laga 32 besar di Dallas Stadium, Jumat.

Sebelumnya, Australia mencapai babak gugur pada 2006 dan 2022, namun tersingkir oleh Italia dan Argentina.

>>> Mookie Betts Dicoret dari Lineup karena Nyeri Pergelangan Tangan

Pelatih Tony Popovic dalam konferensi pers pra-pertandingan mengakui signifikansi historis laga ini dan menyatakan kesiapan skuadnya.

"Jika kami tampil sangat baik, kami punya peluang membuat sejarah, itulah yang kami perjuangkan," ujar Popovic.

Popovic menekankan pentingnya fokus selama pertandingan turnamen bertekanan tinggi, bukan larut dalam implikasi historis.

"Kami tidak boleh berpikir berlebihan dan terbawa suasana, kami harus benar-benar fokus pada momen," katanya.

Manajer juga membahas persiapan pemain yang baru pindah dari pusat latihan di Oakland ke Texas untuk pertandingan ini.

"Sejarah dibuat setelah pertandingan," tambah Popovic.

Skuad Australia memiliki daftar pemain yang sepenuhnya fit, kecuali Mat Leckie dan Jacob Italiano yang sudah hengkang, meskipun ada kekhawatiran kebugaran terkait striker berusia 22 tahun Mo Touré.

Popovic mencatat bahwa tim terinspirasi dari foto dan jersey bersejarah yang dipajang di hotel, yang menghormati kampanye Piala Dunia Australia sebelumnya.

"Kami sangat menghormati sejarah sepak bola Australia, terutama bagi pemain muda untuk memahami para pionir yang menempatkan Australia di peta sepak bola," ujarnya.

>>> TOP 35 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 4 Juli 2026 ada Sebening Cinta yang Bersandar di Posisi 5

Pelatih menyatakan keyakinan bahwa kelompok pemain saat ini telah membuat sejarah terlepas dari hasil melawan Mesir.

"Kelompok ini sudah membuat sejarah... Kami punya kesempatan besok untuk membuat sejarah lebih lanjut.