Banyak wanita mengalami perubahan pola tidur saat memasuki masa menopause.

Keluhan seperti sulit tidur, sering terbangun di malam hari, dan tubuh terasa lelah saat bangun pagi menjadi hal yang umum.

in1

>>> Calon Murid Baru DKI Jakarta Wajib Lapor Diri Secara Daring

Penurunan kadar estrogen dan progesteron menjadi penyebab utama gangguan tidur ini. Gejala lain seperti hot flashes, keringat malam, kecemasan, dan jantung berdebar juga memperburuk kualitas istirahat.

Lingkungan Tidur yang Nyaman

Suhu kamar yang sejuk dapat membantu tubuh lebih mudah terlelap. Gunakan AC atau kipas angin, serta kenakan pakaian tidur yang longgar dan menyerap keringat.

Hindari makanan pedas, minuman panas, dan alkohol menjelang tidur untuk mengurangi risiko hot flashes.

Batasi asupan cairan satu hingga dua jam sebelum tidur agar tidak sering terbangun karena buang air kecil.

Kafein dari kopi, teh, atau minuman energi sebaiknya dihindari sejak sore hari karena dapat membuat tubuh tetap terjaga lebih lama.

>>> Tujuh Cara Wahyu Turun kepada Nabi Muhammad SAW

Rutinitas dan Nutrisi

Terapkan jadwal tidur dan bangun yang teratur setiap hari, termasuk akhir pekan. Kebiasaan ini membantu membentuk ritme tidur yang stabil.

Kurangi paparan gadget seperti ponsel dan komputer setidaknya satu jam sebelum tidur. Cahaya layar dapat mengganggu produksi melatonin, hormon pengatur tidur.

Penuhi asupan magnesium dari kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau. Nutrisi ini berperan penting dalam menenangkan otot dan sistem saraf.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi medis diperlukan jika gangguan tidur berlangsung lama atau disertai gejala berat seperti perubahan suasana hati ekstrem, jantung berdebar hebat, atau penurunan berat badan tanpa sebab.

Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebab dan memberikan penanganan tepat, termasuk terapi hormon atau metode lainnya.

>>> Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Hajar Irak 4-1 di Piala Dunia 2026

Penerapan kebiasaan yang tepat terbukti efektif menjaga kualitas tidur selama menopause. Istirahat cukup sangat penting untuk kesehatan fisik dan emosional wanita.