Tujuh Cara Wahyu Turun kepada Nabi Muhammad SAW
Wahyu merupakan petunjuk dari Allah SWT yang diturunkan kepada para rasul untuk disampaikan kepada umat manusia.
Kata wahyu dalam bahasa Arab berasal dari akar kata wahy yang berarti menyampaikan informasi secara cepat dan rahasia.
>>> Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Hajar Irak 4-1 di Piala Dunia 2026
Secara istilah, wahyu adalah pemberitahuan dari Allah SWT kepada para nabi dan rasul melalui berbagai metode khusus.
Melalui petunjuk ini, Nabi Muhammad SAW menerima seluruh ajaran, perintah, larangan, serta pedoman hidup yang menjadi dasar syariat Islam.
Proses penyampaian wahyu kepada Rasulullah SAW terjadi dalam beberapa bentuk yang berbeda. Syekh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri dalam buku Sirah Nabawiyah mengutip pendapat Ibnu Qayyim mengenai cara-cara penyampaian wahyu tersebut.
Tujuh Cara Wahyu Turun
Pertama, melalui mimpi yang hakiki (ru'ya shadiqah). Mimpi ini menjadi bentuk awal penyampaian wahyu sebelum Rasulullah SAW menerimanya dalam bentuk lain.
Dalam catatan sejarah, mimpi yang dialami Nabi Muhammad SAW selalu menjadi kenyataan secara persis di alam nyata.
Kedua, berupa bisikan ke dalam jiwa dan hati Nabi tanpa memperlihatkan sosok penyampainya.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Ruhul Qudus menghembuskan ke dalam dirinya bahwa setiap jiwa tidak akan mati hingga disempurnakan rezekinya.
Ketiga, malaikat datang menyerupai seorang laki-laki. Malaikat tersebut berkomunikasi secara langsung sehingga Rasulullah SAW dapat memahami pesan yang dibawa.
>>> Bank Sentral Negara Maju Naikkan Suku Bunga Antisipasi Inflasi
Para sahabat juga menyaksikan penampakan malaikat yang menjelma menjadi manusia.
Keempat, suara yang menyerupai gemerincing lonceng. Para ulama menilai metode ini merupakan proses yang paling berat diterima oleh Nabi Muhammad SAW.
Beliau kerap mengeluarkan keringat meski cuaca dingin dan hewan tunggangan bisa menderum akibat beratnya wahyu.
Kelima, malaikat menampakkan wujud aslinya.
Peristiwa ini dialami oleh Nabi Muhammad SAW sebanyak dua kali sepanjang masa kenabian, sebagaimana difirmankan dalam Surat An-Najm ayat 13-18.
Keenam, wahyu disampaikan langsung saat Isra Mi'raj. Rasulullah SAW menerima sejumlah keputusan penting, termasuk kewajiban mendirikan shalat.
Ketujuh, Allah SWT berfirman langsung tanpa perantara. Komunikasi langsung ini dialami oleh Nabi Musa AS sebagaimana dalam Surah An-Nisa ayat 164.
>>> OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Baru Investasi Bodong
Bagi Nabi Muhammad SAW, interaksi langsung ini terjadi dalam peristiwa Isra Mi'raj.
Update Terbaru
Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Jumat / 19-06-2026, 21:25 WIB
Pordasi Perkuat Tata Kelola Organisasi Menuju PON 2028
Jumat / 19-06-2026, 21:25 WIB
Ai Ogura Tercepat di Practice MotoGP Ceko 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:25 WIB
Yusuf ke semifinal Macau Open setelah tumbangkan unggulan pertama
Jumat / 19-06-2026, 21:24 WIB
Ibu Rumah Tangga di Angke Jakbar Tewas Diduga Dibunuh Suami
Jumat / 19-06-2026, 21:24 WIB
Bank Amar Bagikan Dividen Tunai Rp110,1 Miliar Usai Cetak Laba Tertinggi
Jumat / 19-06-2026, 21:20 WIB
PT Smart Billionaire Indonesia Resmi Luncurkan IDNGold di Platform Reku
Jumat / 19-06-2026, 21:20 WIB
Kronologi Wanita Tusuk Rekan Kerja Hingga Tujuh Kali di Menteng
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Wamen ESDM: Jargas CNG Percepat Akses Energi di Wilayah Tanpa Pipa
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Angkasa Pura Indonesia Revitalisasi Terminal Bandara Minangkabau Rp553 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Arsenal vs Coventry City di Pekan Pembuka Premier League 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Belanda Hadapi Swedia di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Skotlandia vs Maroko: Duel Panas Perebutan Puncak Grup C Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
FIFA Blokir Tiket Pelaku Rasisme, Undang YouTuber Korea Selatan
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB






