OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Baru Investasi Bodong
Fenomena investasi bodong masih menjadi ancaman serius bagi ketahanan finansial masyarakat Indonesia pada tahun 2026. Para pelaku penipuan terus memperbarui modus operandi mereka dengan teknologi yang lebih mutakhir.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Self Regulatory Organization (SRO) gencar melakukan edukasi.
>>> Iran Tunda Perundingan Teknis dengan AS sebagai Protes Aksi Israel di Lebanon
Namun, akumulasi kerugian masyarakat akibat investasi ilegal pada periode 2017-2023 tetap mencapai Rp 139,67 triliun.
Angka kerugian yang mencengangkan ini menjadi peringatan keras bagi investor ritel. Masyarakat dituntut untuk lebih waspada terhadap segala bentuk penawaran yang tidak masuk akal.
Tindakan preventif terus diperketat oleh pihak berwenang.
Satgas Pasti yang merupakan gabungan dari 15 lembaga telah memblokir setidaknya 1.218 entitas investasi ilegal hingga awal tahun 2024.
Jumlah pemblokiran ini diprediksi terus meningkat hingga tahun 2026. Hal ini terjadi seiring dengan makin bergerilyanya oknum penipuan di berbagai platform digital.
Masyarakat kini harus menghadapi modus yang makin beragam, mulai dari penggunaan teknologi deepfake tokoh publik hingga skema titip dana.
Setiap individu wajib memegang teguh prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis untuk melindungi aset pribadi.
Langkah Verifikasi Sebelum Berinvestasi
OJK memberikan panduan prosedural yang harus dilakukan masyarakat sebelum menginvestasikan dana mereka. Pertama, verifikasi aspek legalitas dan perizinan.
Lakukan pengecekan status izin perusahaan melalui situs resmi OJK di www. ojk.
go. id untuk produk saham, reksa dana, atau obligasi.
Manfaatkan juga layanan hotline OJK di nomor 1500655 atau email waspadainvestasi@ojk. go.
id.
>>> AMRT Restrukturisasi ARA, GWI Masuk sebagai Pemegang Saham Strategis
Pastikan perusahaan telah mengantongi izin dari Bappebti jika instrumen yang ditawarkan berupa komoditas atau perdagangan berjangka.
Update Terbaru
MAPPA Rilis Trailer Teaser Chainsaw Man: Assassins Arc dan Game Baru
Jumat / 19-06-2026, 19:52 WIB
Veda Ega Peringkat ke-15 pada Latihan Moto3 GP Ceko
Jumat / 19-06-2026, 19:52 WIB
IHSG Menguat 3,76% dalam Sepekan, Ditutup di Level 6.177
Jumat / 19-06-2026, 19:52 WIB
128 Atlet dari 12 Provinsi Ikuti Kejuaraan MMA Nasional di Bogor
Jumat / 19-06-2026, 19:50 WIB
Kemenhut dan Yayasan BOS Lepasliarkan 5 Orangutan ke TNBBBR Kalteng
Jumat / 19-06-2026, 19:50 WIB
Timnas Swiss Hajar Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026, Manzambi Jadi Bintang
Jumat / 19-06-2026, 19:50 WIB
MPR Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Tingkatkan Literasi Nasional
Jumat / 19-06-2026, 19:48 WIB
PT Kalla Inti Karsa Raih Empat Penghargaan di Indonesia Sustainability Award 2026
Jumat / 19-06-2026, 19:48 WIB
KAI Beri Diskon Tiket Kereta 30 Persen Selama Libur Sekolah
Jumat / 19-06-2026, 19:48 WIB
Persib All Stars Kalahkan PT Combiphar 5-3 dalam Laga Reuni
Jumat / 19-06-2026, 19:48 WIB
Erik ten Hag Buka Suara soal Rumor Latih Timnas Belanda
Jumat / 19-06-2026, 19:48 WIB
KKP Dorong Investasi Swasta untuk Perkuat Ekonomi Biru
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
Komnas Perempuan Desak Hentikan Militerisasi di Papua yang Perparah Kekerasan
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB
Pakar ITB: B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor Solar
Jumat / 19-06-2026, 19:44 WIB






