Kedua, identifikasi keuntungan yang tidak logis. Curigai penawaran imbal hasil yang sangat tinggi dalam durasi singkat, yang merupakan indikator skema Ponzi.

Pelajari alur bisnis secara mendetil untuk memastikan sumber keuntungan perusahaan. Hindari entitas yang memberikan bonus berdasarkan perekrutan anggota baru, bukan dari kinerja aset atau penjualan produk nyata.

in1

Ketiga, periksa transparansi operasional. Pastikan Anda memahami strategi pengelolaan dana sebelum mentransfer uang.

Mintalah dokumen resmi seperti prospektus atau laporan kinerja perusahaan.

Jangan melanjutkan investasi jika pihak perusahaan memberikan jawaban berbelit-belit. Verifikasi bahwa pengelolaan dana dilakukan oleh manajer investasi berlisensi resmi.

Keempat, kelola psikologi investasi dan tren. Hindari keputusan berdasarkan FOMO atau sekadar mengikuti tren tanpa riset.

Gunakan dana menganggur atau dana dingin, jangan gunakan uang untuk kebutuhan pokok atau pinjaman.

Kelima, sesuaikan profil risiko dan rencana finansial. Susun rencana investasi dengan target waktu dan tujuan keuangan terukur.

Siapkan tabungan dana darurat sebelum memulai investasi.

Memperkuat literasi keuangan dengan verifikasi mandiri adalah cara paling efektif untuk memutus rantai penipuan.

>>> Lenovo Perkuat Laptop ThinkPad dengan Standar Militer dan Fitur AI

Potensi kerugian triliunan rupiah di masa depan dapat ditekan melalui kedisiplinan mengecek legalitas di saluran resmi OJK.