Yayasan Tarumanagara memperingati hari jadinya yang ke-67 dengan mengusung tema Legacy and Sustainable Impact for Society. Momen ini menjadi pijakan untuk merefleksikan berbagai capaian yang telah ditorehkan organisasi.

Lembaga ini telah menyelesaikan hampir 120 proyek strategis dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Proyek tersebut mencakup pembaruan ruang kelas, pembangunan jembatan penyeberangan orang, hingga penyediaan ruang komunal.

in1

>>> Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Verbal

Kini, pihak yayasan tengah mempersiapkan proyek ekspansi besar melalui rencana pembangunan Kampus 4 Universitas Tarumanagara (Untar).

Ketua Yayasan Tarumanagara, Ariawan Gunadi, menegaskan akan menuntaskan desain master plan hingga Oktober 2026. "Nanti kita juga lagi mau bangun kampus 3 kan sudah kita bangun.

Lalu kampus 4, ini yang harapannya 138,5 hektare. Saya akan tuntaskan desain master plan sampai Oktober 2026," tegas Ariawan.

Ariawan berharap dapat bersinergi erat dengan pihak rektorat demi mempercepat realisasi pembangunan fisik megaproyek tersebut.

"Mudah-mudahan nanti bersama dengan bantuan Pak Rektor di 2027, kita sama-sama bisa meletakkan batu pertama untuk pembangunan Untar," tambah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara ini.

Komitmen Sosial dan Sinergi

Selain fokus pada ekspansi infrastruktur, lembaga ini juga aktif menjalankan fungsi sosial di tengah masyarakat Indonesia.

Ariawan Gunadi menjelaskan bahwa alokasi dana miliaran rupiah rutin disalurkan untuk program beasiswa pendidikan, bantuan ke panti asuhan, panti jompo, hingga pembangunan madrasah.

"Jadi kita selalu mengalokasikan sih sebenarnya, kalau bidang sosial itu untuk beasiswa. Itu miliar, kalau beasiswa itu kan sosial.

>>> Pakar: Indonesia Berpeluang Jadi Pionir Penerapan Biodiesel Campuran Tinggi

Kepada masyarakat di Indonesia, maupun kepada orang-orang yang membutuhkan," ungkap Ariawan.