Bank Sentral Negara Maju Naikkan Suku Bunga Antisipasi Inflasi
Sejumlah bank sentral negara maju dalam Kelompok 10 (G10) terus mengetatkan kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan inflasi yang dipicu oleh tekanan harga energi global.
>>> OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Baru Investasi Bodong
Meskipun kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran berhasil menurunkan harga minyak dunia, empat bank sentral G10 tetap berada dalam mode kenaikan suku bunga.
Beberapa bank sentral lainnya juga menyatakan siap bertindak jika tekanan harga kembali meningkat.
Australia Pimpin Kenaikan Suku Bunga G10
Bank Sentral Australia (RBA) menempati posisi suku bunga tertinggi di G10 setelah menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini menjadi 4,35%.
Di posisi berikutnya, Bank Sentral Norwegia mempertahankan suku bunga di level 4,25% karena inflasi inti tahunan melonjak menjadi 3,4%.
Sementara itu, Bank Sentral Inggris (BoE) mematok suku bunga tetap pada tingkat 3,75% pada Juni ini. Keputusan ini diambil karena kekuatan tekanan inflasi belum jelas.
>>> Iran Tunda Perundingan Teknis dengan AS sebagai Protes Aksi Israel di Lebanon
Di Amerika Serikat, Federal Reserve mengejutkan pasar dengan proyeksi triwulanan yang menunjukkan sembilan pejabat mengantisipasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun 2026.
Selandia Baru dan Kanada mencatatkan tingkat suku bunga kebijakan masing-masing sebesar 2,25%.
Langkah serupa diambil Bank Sentral Eropa (ECB) yang mengerek suku bunga deposito acuan menjadi 2,25% demi menekan inflasi sebelum dampak biaya energi menyebar di zona euro.
Pada tingkat yang lebih rendah, Bank Sentral Swedia mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak berubah di angka 1,75% karena menilai inflasi inti masih rendah.
>>> AMRT Restrukturisasi ARA, GWI Masuk sebagai Pemegang Saham Strategis
Normalisasi kebijakan juga dilakukan Bank Sentral Jepang dengan menaikkan suku bunga ke level 1%, sedangkan Bank Nasional Swiss mempertahankan tingkat bunga terendah sebesar 0%.
Update Terbaru
Oh Boy, Was I Wrong About Her Anime Rilis Visual dan Trailer Baru, Tayang 6 Juli
Jumat / 19-06-2026, 19:32 WIB
Migrant Watch Desak Malaysia Usut Tuntas Penganiayaan PMI
Jumat / 19-06-2026, 19:32 WIB
Migrant Watch Desak Pemerintah Bentuk Satgas Pelindungan PMI
Jumat / 19-06-2026, 19:30 WIB
BKKBN Sumsel Tekan Fatherless Lewat Program Gemar Ayah Ambil Rapor
Jumat / 19-06-2026, 19:30 WIB
Ancol Gelar Jakalcer Fest untuk Hidupkan Kembali Pasar Seni
Jumat / 19-06-2026, 19:28 WIB
Mendukbangga: Peran Ayah Sangat Penting bagi Tumbuh Kembang Anak
Jumat / 19-06-2026, 19:28 WIB
Israel Ambil Alih Masjid Ibrahimi di Hebron, Kecaman Internasional Mengalir
Jumat / 19-06-2026, 19:28 WIB
Tokocrypto Dukung Satgas PASTI Tindak KOL Kripto Ilegal
Jumat / 19-06-2026, 19:24 WIB
Timnas Austria Siapkan Taktik Khusus Redam Serangan Argentina
Jumat / 19-06-2026, 19:24 WIB
Selfie Moriyasu dan Harry Kane Sebelum Piala Dunia 2026 Viral, Publik Terbelah
Jumat / 19-06-2026, 19:24 WIB
Kementerian PKP Renovasi 11 Rumah Tak Layak Huni di Matraman
Jumat / 19-06-2026, 19:20 WIB
Meksiko Taklukkan Korea Selatan Melalui Gol Tunggal Luis Romo
Jumat / 19-06-2026, 19:20 WIB
Veda Ega Pratama Finis ke-15 di Practice Moto3 Ceko 2026
Jumat / 19-06-2026, 19:20 WIB
Trailer Baru Ranma 1/2 Season 3 Dirilis, Tayang Oktober 2026
Jumat / 19-06-2026, 19:16 WIB






