Bank Mandiri Optimistis Bisnis Kartu Kredit Tumbuh hingga Akhir 2026
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) optimistis bisnis kartu kredit akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun 2026.
Keyakinan ini muncul setelah Bank Indonesia memperpanjang kebijakan relaksasi kartu kredit hingga 31 Desember 2026.
>>> Mandi Air Hangat Bantu Relaksasi dan Tingkatkan Kualitas Tidur
Kebijakan pelonggaran dari bank sentral tersebut mempertahankan batas minimum pembayaran sebesar 5 persen dari total tagihan.
Selain itu, denda keterlambatan ditetapkan maksimal 1 persen atau tidak melebihi Rp 100.000.
VP Credit Cards Group Bank Mandiri, Agus Hendra Purnama, mengatakan perpanjangan kebijakan ini akan mendorong peningkatan volume dan frekuensi transaksi.
Jumlah kartu kredit yang beredar juga diharapkan terus bertambah.
Fasilitas pembayaran minimum 5 persen paling banyak digunakan oleh nasabah berpendapatan tetap. Segmen kelas menengah ini memanfaatkan kelonggaran tersebut untuk mengelola arus kas jangka pendek.
>>> MAN DKI Jakarta Buka Jalur Tahfidz dengan Kuota 7 Persen
Hingga Mei 2026, frekuensi transaksi kartu kredit Bank Mandiri tumbuh 10 persen secara tahunan. Nilai transaksinya melonjak 20,3 persen secara tahunan berkat program promo musiman.
Manajemen memastikan mitigasi risiko tetap berjalan ketat meskipun ada kelonggaran pembayaran. Rasio kredit bermasalah (NPL) kartu kredit Bank Mandiri saat ini masih terjaga.
Ke depan, perseroan akan fokus pada segmen masyarakat kelas atas melalui skema cross-selling. Penawaran layanan premium yang dipersonalisasi akan diarahkan kepada nasabah prioritas dan wealth management.
Ekspansi bisnis kartu kredit juga ditopang integrasi sistem pembayaran digital tanpa kartu fisik. Pengguna dapat mengakses fitur kartu virtual untuk transaksi QRIS, belanja daring, hingga tarik tunai.
>>> Faktor Lingkungan Paling Memengaruhi Obesitas, Bukan Genetik
Nasabah pengguna Android juga bisa memanfaatkan fitur Tap to Pay pada aplikasi Livin' by Mandiri. Inovasi ini diharapkan menjadi motor penggerak utama peningkatan transaksi ritel ke depan.
Update Terbaru
Hiroshi Aoyama: Karakter Sirkuit Brno Untungkan Veda Ega
Jumat / 19-06-2026, 12:50 WIB
5 Kebiasaan Tidur yang Menjaga Otak Tetap Tajam hingga Usia Tua
Jumat / 19-06-2026, 12:50 WIB
Kementan Ingatkan Risiko Penggunaan Paracetamol pada Tanaman Cabai
Jumat / 19-06-2026, 12:49 WIB
Evaluasi MSCI Pekan Depan Tentukan Status Pasar Saham Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 12:49 WIB
Burung Perkici Muka Biru yang Langka Ditemukan Kembali di Pulau Buru
Jumat / 19-06-2026, 12:49 WIB
5 Kebiasaan Tidur untuk Menjaga Otak Tetap Tajam
Jumat / 19-06-2026, 12:49 WIB
Kementan Peringatkan Risiko Penggunaan Paracetamol pada Tanaman Cabai
Jumat / 19-06-2026, 12:48 WIB
IHSG Melemah ke 6.127 Usai MSCI Turunkan Peringkat Transparansi Pasar Modal Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 12:48 WIB
BPJPH Perkuat Ekosistem Halal Lewat Kerja Sama Kampus dan Industri
Jumat / 19-06-2026, 12:48 WIB
Posko SPMB Jaksel Tangani 1.294 Aduan Masyarakat
Jumat / 19-06-2026, 12:48 WIB
Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Ende, Pastikan Kesiapan Operasional
Jumat / 19-06-2026, 12:48 WIB
Jonathan David Saingi Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:48 WIB
Kemenperin Matangkan Insentif Motor Listrik, Pakar Soroti Standar Keselamatan
Jumat / 19-06-2026, 12:46 WIB
Pemerintah Indonesia Kantongi Dukungan China untuk Terbitkan Panda Bond
Jumat / 19-06-2026, 12:46 WIB






