Pacific Universal Investments Pte.

Ltd. resmi memulai penawaran tender wajib (mandatory tender offer) atas saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) pada Kamis, 18 Juni 2026.

>>> IHSG Anjlok ke Level 6.172 Jelang Tinjauan MSCI

Masa penawaran berlangsung hingga 17 Juli 2026.

Aksi korporasi ini dilakukan setelah Pacific Universal menjadi pengendali baru dengan mengakuisisi 51 persen saham MAPI dari PT Satya Mulia Gemilang.

Pengendali baru menargetkan pembelian maksimal 8,13 miliar saham atau setara 49 persen modal ditempatkan dengan harga Rp1.550 per saham.

Total nilai tender offer mencapai Rp12,6 triliun.

Pelaksanaan tender offer didelegasikan kepada dua entitas anak usaha, yaitu Samudra (Investment) Pte. Ltd dan Ocean Continuum Pte.

>>> Kemenhut Revisi P8 2021, Tekankan Kemitraan Inklusif dan Hak Ulayat

Ltd.

Harga Tender Offer dan Pergerakan Saham

Harga penawaran Rp1.550 per saham tidak jauh berbeda dari harga penutupan MAPI pada Kamis, 18 Juni 2026 yang berada di level Rp1.520 per saham.

Sepanjang tahun ini, saham MAPI telah menguat 29,61 persen. Kondisi ini memicu analisis dari sektor sekuritas terkait keputusan yang sebaiknya diambil investor ritel.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai pergerakan harga saham MAPI relatif stagnan.

Ia menyarankan investor untuk hold jika melihat posisi harga yang sudah berada di puncak.

>>> Pakistan Sambut Baik MoU Islamabad AS-Iran, Puji Diplomasi Damai

Nafan menambahkan, opsi tender offer dapat diambil bagi pelaku pasar yang cenderung konservatif atau membutuhkan kepastian dana dalam jangka pendek.