Samuel Sekuritas Borong Saham RLCO Rp661 Miliar Akibat Repo
PT Samuel Sekuritas Indonesia meningkatkan kepemilikan saham di PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menjadi 28,70 persen.
Aksi ini dilakukan melalui eksekusi transaksi repurchase agreement (repo) pada 9 Juni 2026.
>>> Goldman Sachs Proyeksikan The Fed Naikkan Suku Bunga September
Perusahaan efek yang juga bertindak sebagai penjamin emisi efek IPO RLCO itu membeli 1.749.572.200 lembar saham.
Harga pelaksanaan transaksi adalah Rp378 per saham, dengan total dana mencapai Rp661,34 miliar.
Berdasarkan laporan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepemilikan Samuel Sekuritas melonjak 7,35 persen.
Sebelumnya, perusahaan tersebut memegang 5.082.642.900 lembar saham atau setara 21,35 persen.
Tujuan Transaksi dan Dampak Pasar
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), tujuan penempatan dana tersebut adalah untuk Penempatan, Pencairan, dan Top Up Repo.
Transaksi ini terjadi di tengah penurunan tajam harga saham RLCO.
>>> BGN Alihkan Anggaran Makan Gratis dari 76 Sekolah di Jawa
Saham RLCO sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH) di Rp8.700 pada 20 Januari 2026.
Namun, pada 8 Juni 2026, harganya merosot 72,07 persen ke posisi Rp2.430.
Penurunan nilai agunan yang signifikan dalam transaksi repo diduga memicu margin call.
Situasi ini mewajibkan sekuritas melakukan top up atau setoran dana tambahan untuk menjaga rasio loan to value (LTV) dan menghindari likuidasi paksa.
Keterbukaan informasi lain mencatat status kepemilikan saham langsung dari transaksi yang diselesaikan oleh perusahaan sekuritas berkode broker IF tersebut.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, harga saham RLCO berada di level Rp3.020 per lembar.
>>> Janus Henderson Group Tambah Kepemilikan Saham di NIKE 12,5%
Hingga saat ini, manajemen PT Abadi Lestari Indonesia Tbk maupun PT Samuel Sekuritas Indonesia belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan margin call tersebut.
Update Terbaru
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 di Prambanan, Diikuti 10.200 Pelari
Kamis / 18-06-2026, 19:11 WIB
IDAI Soroti Kejanggalan Kasus Hukum Dokter Anak di Pangkalpinang
Kamis / 18-06-2026, 19:11 WIB
Triasmitra Targetkan Pendapatan Rp1,01 Triliun pada 2026 Usai Proyek SKKL Rampung
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Timnas Jerman Targetkan Kemenangan Lawan Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Ketrosden Triasmitra Targetkan Pendapatan Rp1,01 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
Polisi New York Siaga Cegah Lonjakan Perdagangan Seks di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
BPOM Terbitkan Aturan Baru Sertifikasi Kosmetik untuk Permudah Izin
Kamis / 18-06-2026, 19:09 WIB
BI Turunkan Batas Pembelian Dolar AS Jadi US$ 10.000 per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 19:09 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Rp71,12 Miliar di Kuartal I 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Wamendagri: SE Nobar Piala Dunia Dorong Ekonomi Daerah
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
DPR Ajak UMKM Perempuan Riau Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
BI Batasi Pembelian Dolar AS Tanpa Dokumen Jadi US$ 10.000 per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Tertinggi Sepanjang Masa Rp71,12 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB






