Pacific Universal Investments Pte. Ltd resmi menjadi pengendali baru PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).

Perusahaan tersebut kini memulai masa penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO).

>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen, Bunga Kredit Diprediksi Ikut Naik

Masa penawaran berlangsung mulai 18 Juni 2026 hingga 17 Juli 2026.

Pacific Universal Investments sebelumnya telah membeli 8,46 miliar saham MAPI atau setara 51% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dari PT Satya Mulia Gemilang.

Akibat transaksi tersebut terjadi pergantian pengendali saham.

Pengendali baru MAPI akan melakukan tender wajib maksimal 8,13 miliar saham atau setara 49% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Harga penawaran tender wajib ditetapkan sebesar Rp 1.550 per saham. Total nilai maksimal mencapai Rp 12,6 triliun.

Untuk menuntaskan kewajiban, Pacific Universal Investments menunjuk Samudra (Investment) Pte. Ltd dan Ocean Continuunm Pte.

>>> Goldman Sachs: The Fed Perlu Naikkan Suku Bunga pada September

Ltd sebagai pelaksana MTO. Kedua perusahaan tersebut merupakan entitas dari Pacific Universal Investments.

Pacific Universal Investments memiliki 51% saham Samudra (Investment) secara tidak langsung dan 49% saham Ocean Continuunm Pte. Ltd secara tidak langsung.

Harga tender offer yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan harga penutupan saham MAPI pada Kamis (18/6) di Rp 1.520 per saham.

Sepanjang 2026, saham MAPI telah menguat 29,61%.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyarankan investor konservatif atau yang membutuhkan kepastian dana jangka pendek untuk mengambil tawaran tender offer.

>>> Pemerintah Hitung Dampak Kenaikan BI Rate ke 5,75 Persen

"Secara pergerakan harga saham, MAPI relatif stagnan. Jadi sebaiknya hold jika melihat dari pergerakan harga sahamnya yang memang sudah berada di posisi pucuk," ujarnya.