Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membahas pembenahan tata kelola bursa dalam pertemuan di Gedung DPR, Kamis.

“Kami barusan sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang, bagaimana kemudian OJK yang baru dan direktur Bursa yang baru untuk membenahi tata kelola bursa sehingga lebih baik ke depannya,” kata Dasco dalam jumpa pers usai pertemuan.

>>> KPK Tegaskan Penyelidikan Kasus MBG Tak Dihentikan Permanen

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi dan Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik beserta jajaran.

Dari pihak DPR, hadir Wakil Ketua DPR Sari Yuliati dan Saan Mustopa serta Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun.

Pengawasan dan Komitmen Reformasi

Dasco menyampaikan bahwa pihaknya berpesan kepada OJK agar pengawasan tata kelola bursa efek dapat lebih baik ke depannya.

“Dan beberapa kesepakatan-kesepakatan tadi telah kami dapatkan titik temu, tentunya untuk tata kelola bursa yang lebih baik,” ujar dia.

Sementara itu, Friderica mengatakan pihaknya meminta BEI, khususnya kepada jajaran direksi baru, untuk memberikan yang terbaik demi pengembangan bursa ke depan.

>>> KP2MI Teken MoU dengan Banten, IKA Untirta, dan Krakatau Steel untuk Tingkatkan Kapasitas Pekerja Migran

“Kita harapkan dan kita minta mereka untuk berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk pengembangan bursa efek ke depan, mengedepankan tata kelola, dan melanjutkan reformasi integritas di pasar modal,” kata dia.

Dia menekankan bahwa integritas tata kelola perlu dikedepankan.

“Sehingga akan menjadi pasar modal yang semakin maju, semakin berkembang, dan bisa semakin menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Adapun Jeffrey mengatakan direksi BEI periode 2026–2030 akan melanjutkan reformasi pasar modal yang sudah dilakukan. Ia juga menegaskan komitmen untuk senantiasa meningkatkan transparansi dan integritas tata kelola.

>>> KLH: 350 Desa Mandiri Peduli Gambut Beri Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat

“Serta terus melakukan pendalaman pasar, baik dari sisi demand maupun dari sisi supply sehingga ke depannya potensi BEI untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia akan dapat kita wujudkan segera,” sambung dia.