Anggota DPR: Tambahan Anggaran APH Harus Bermanfaat bagi Rakyat
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan bahwa setiap usulan tambahan anggaran dari aparat penegak hukum (APH) harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Menurutnya, seluruh anggaran yang dikelola institusi negara harus kembali dalam bentuk pelayanan, perlindungan, dan keadilan bagi masyarakat.
>>> Kemkomdigi Ungkap Lima Pilar Strategis Hadapi Disinformasi Berbasis AI
"Tidak boleh ada satu rupiah pun uang negara yang digunakan tanpa manfaat yang jelas bagi masyarakat," kata Abdullah di Jakarta, Kamis.
Dalam pengajuan anggaran 2027 ke Komisi III DPR RI, Polri mengusulkan tambahan sebesar Rp66,1 triliun, PPATK Rp516,4 miliar, KPK Rp989,3 miliar, dan BNN Rp5,05 triliun.
Usulan tersebut untuk mendukung penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, pencegahan pencucian uang, penanganan kejahatan siber, pemberantasan narkotika, dan peningkatan pelayanan masyarakat.
"Yang harus dipastikan adalah setiap anggaran yang ditambahkan dan digunakan oleh institusi negara benar-benar diarahkan untuk menghadirkan penegakan hukum yang berpihak kepada masyarakat," ujar Abdullah.
>>> Aceh Jemput 10 ODGJ yang Dipasung untuk Mendapatkan Perawatan
Ia menekankan bahwa penambahan anggaran tidak boleh hanya diukur dari besarnya belanja atau banyaknya program, melainkan juga dampak manfaat yang dirasakan rakyat.
Abdullah meminta penggunaan anggaran oleh Polri, PPATK, KPK, dan BNN mampu memperkuat pelayanan, meningkatkan efektivitas pemberantasan kejahatan, mempersempit ruang korupsi, memberantas judi online, serta memutus jaringan narkotika.
"Ukurannya sederhana, apakah angka kejahatan menurun, laporan masyarakat ditangani lebih cepat," katanya.
Menurutnya, besarnya anggaran juga harus diikuti peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Ia mendorong setiap institusi membangun sistem pelaporan yang mudah diakses publik.
>>> Brimob Polda Sulteng Bersihkan Puing dan Sediakan Air Bersih untuk Korban Gempa Sigi
"Transparansi tidak boleh berhenti pada laporan administrasi. Masyarakat juga harus bisa mengetahui bagaimana anggaran digunakan dan apa hasil yang telah dicapai," pungkasnya.
Update Terbaru
Lionel Messi Cetak Hat-trick Tertua dalam Sejarah Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 21:36 WIB
Kemenag Tetapkan Jadwal Hari Raya Galungan Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
Direksi Baru BEI Temui DPR Usai Ditetapkan OJK
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
7 Game Baru PlayStation Plus Extra dan Premium Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
Withey Ingatkan Hornbills Waspada, Pelita Jaya Siap All-Out di Final IBL
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
Vino G Bastian: Pemeran Down Syndrome Bukan Objek Komersial di Film Tanah Runtuh
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
Mengenal Sejarah Hari Raya Galungan Menurut Lontar Purana Bali Dwipa
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
Timnas Inggris Resmi Jadikan Wonderwall Oasis sebagai Anthem Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 21:35 WIB
Tim Cook Peringatkan Kenaikan Harga Perangkat Elektronik Tak Terhindarkan
Kamis / 18-06-2026, 21:33 WIB
Samsung Konfirmasi Pengembangan Exynos 2700, Isyaratkan untuk Galaxy S27
Kamis / 18-06-2026, 21:33 WIB
Honda Stylo 160 Bisa Dicicil Rp 1 Jutaan per Bulan, Ada Promo di Jakarta Fair
Kamis / 18-06-2026, 21:32 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Baru di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 21:32 WIB
Tujuh Sahabat yang Mendukung Keberhasilan Perjalanan Hijrah Rasulullah
Kamis / 18-06-2026, 21:32 WIB
Pimpinan DPR Rencanakan Temui Perwakilan Mahasiswa di Parlemen
Kamis / 18-06-2026, 21:32 WIB






