Honda Racing Corporation (HRC) secara resmi mengumumkan bahwa Alberto Puig akan melepas jabatannya sebagai Team Manager tim pabrikan MotoGP pada akhir musim balap 2026.

Meski tidak lagi menjadi manajer tim, Puig tidak akan meninggalkan pabrikan asal Jepang tersebut sepenuhnya.

>>> Chef Remy Sedayu Bagikan Strategi Bisnis Kuliner Berkelanjutan untuk UMKM

Mulai musim 2027, ia dijadwalkan mengemban peran baru sebagai Advisor atau penasihat HRC untuk program kompetisi MotoGP dan WorldSBK.

HRC telah menunjuk Mikihiko Kawase sebagai suksesor Alberto Puig. Kawase merupakan sosok internal yang sebelumnya menjabat sebagai MotoGP Technical Manager.

Karier Panjang Alberto Puig di Honda

Alberto Puig adalah mantan pebalap Grand Prix yang membela Honda pada era 1980-an hingga 1990-an.

Pencapaian tertingginya terjadi pada musim 1995 saat menjadi pebalap Spanyol pertama yang memenangkan balapan kelas 500cc di GP Spanyol.

Setelah pensiun akibat cedera, Puig dikenal sebagai pencari bakat andal melalui program pembinaan pebalap muda. Ia berjasa melahirkan nama-nama besar seperti Dani Pedrosa, Casey Stoner, dan Toni Elias.

Puig juga mendampingi Dani Pedrosa sebagai mentor dan manajer pribadi selama bertahun-tahun. Reputasi ini membawanya ke kursi Team Manager tim pabrikan pada 2018.

Dominasi Dua Gelar Triple Crown

Pada musim pertamanya sebagai manajer tim, Puig membawa Honda meraih Triple Crown MotoGP 2018. Tim mengamankan gelar juara dunia untuk kategori pembalap, konstruktor, dan tim dalam satu musim.

>>> Jamintel: Aplikasi Jaga Desa Berhasil Tekan Kasus Hukum Kepala Desa

Keberhasilan serupa terulang pada 2019 bersama Marc Marquez. Dua gelar Triple Crown berturut-turut menandai puncak dominasi motor RC213V sebelum perubahan regulasi besar.