Klaim Asuransi Kredit AAUI Tembus Rp 4,21 Triliun, Rasio Capai 102 Persen
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan lonjakan rasio klaim asuransi kredit menjadi 102 persen pada kuartal I-2026.
Nilai klaim mencapai Rp 4,21 triliun, melampaui perolehan premi sebesar Rp 4,11 triliun.
>>> Teladan Metropolitan City Rally 2026 Siap Meriahkan HUT ke-499 Jakarta
Kenaikan ini dipicu oleh maraknya klaim di sektor fintech dan insurtech.
Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik, Riset, dan Analisis Heri Supriyadi menyatakan bahwa peningkatan signifikan terjadi pada platform teknologi asuransi.
Premi asuransi kredit sebenarnya tumbuh 3,2 persen secara tahunan.
Namun, lonjakan klaim yang melesat 17 persen secara tahunan membuat rasio klaim membengkak dari 90 persen pada kuartal I-2025.
Tekanan dari Sektor Digital
Heri Supriyadi menjelaskan bahwa mayoritas pengajuan klaim di sektor insurtech didominasi oleh portofolio nasabah perorangan. Sementara itu, penutupan asuransi untuk korporasi bermodal besar jarang dilakukan karena risiko tinggi.
Ketua Umum AAUI Budi Herawan membenarkan adanya tekanan klaim dari fintech peer-to-peer (P2P) lending dan insurtech.
>>> Davina Karamoy Diperiksa sebagai Saksi Kasus Penipuan Hanania
Hal ini terjadi setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengizinkan perusahaan asuransi umum masuk ke industri tekfin.
Budi Herawan mengungkapkan bahwa skema pembagian risiko yang ada saat ini belum cukup efektif.
"Meski ada risk sharing, tetap saja mereka (fintech lending) mau aman, sehingga risiko mitigasinya dibawa ke asuransi," ujarnya.
Di luar sektor digital, portofolio kredit seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih stabil.
Budi menilai penerapan aturan pembagian risiko dan pembatasan tenor berdasarkan POJK Nomor 20 Tahun 2023 membantu menjaga kondisi tersebut.
Secara kumulatif, industri asuransi umum mencatat total premi Rp 31,11 triliun per Maret 2026, tumbuh 1,92 persen secara tahunan.
>>> Shin Tae-yong Tetapkan Kriteria Skuad Persija Jakarta Musim 2026/2027
Sementara total klaim mencapai Rp 12,92 triliun, naik 17,7 persen secara tahunan.
Update Terbaru
OJK Tetapkan Tujuh Calon Direksi BEI untuk Periode 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 23:05 WIB
Inggris Tekuk Kroasia 4-2 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:05 WIB
Lookism Chapter 612 Sudah Rilis, Ini Pembahasan dan Preview Next Chapter
Kamis / 18-06-2026, 23:05 WIB
InJourney Airports Kembangkan Empat Bandara Sepanjang 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi PT Pelni, Budi Setyawan Wijaya Jadi Dirut
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Kemenag Perkuat Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual di Ponpes
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Diskominfo Bogor Edukasi Literasi Digital Pelajar Lewat OB Van Teman FM
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Susunan Pemain Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Brimob Sterilkan Venue dan Jalur Akses Jelang Pesparawi Nasional 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Honda Prelude 2027 Edisi Terbatas Hadir di Jepang dengan Warna Baru, Harga Rp 600 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 23:03 WIB
Honda N-Box 2026 Dapat Wajah Lebih Tajam dan Fitur Baru
Kamis / 18-06-2026, 23:03 WIB
Dilema Politik Harga Murah di Tengah Pelemahan Rupiah
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Roberto Martinez Dikritik Gagal Ganti Ronaldo saat Portugal Ditahan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik Nasional Aman, Tak Ada Pemadaman
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB






