Boy Group XLOV Kontroversial Gara-gara Gaya Busana Feminin
Grup musik K-Pop XLOV tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Gaya berbusana para anggotanya yang dinilai sangat feminin memicu berbagai reaksi dan kontroversi.
Boy group yang beranggotakan empat orang ini secara konsisten mengusung konsep pakaian tanpa batasan gender. Pilihan estetika tersebut membuat para personel kerap berdandan feminin layaknya wanita.
>>> Filsuf Amanda Askell Rancang Kompas Moral untuk AI Claude
Sorotan tajam baru-baru ini mengarah kepada anggota bernama Rui saat menghadiri sesi interaksi dengan penggemar. Kritikan muncul setelah foto-fotonya dalam acara fansign beredar luas di media sosial.
Dalam acara tersebut, Rui dinilai melakukan pose sensual di lantai sambil mengenakan crop top. Akibat penampilannya itu, banyak yang sempat salah mengira Rui sebagai transgender.
Penjelasan Manajemen
Pihak manajemen memberikan penjelasan resmi mengenai arah dan tujuan penataan gaya tersebut. Boy group ini memulai debut resmi pada tahun 2025.
CEO agensi yang menaungi XLOV menyatakan bahwa para anggota sama sekali tidak menggunakan istilah "genderless" sebagai identitas pribadi.
Pilihan berpakaian tersebut murni bagian dari strategi artistik.
Agensi menegaskan bahwa keputusan itu merupakan "konsep yang membedakan mereka dari grup lain" di industri musik.
Grup ini menampilkan kombinasi visual unik dari pria berwajah menawan dari beberapa negara Asia.
>>> Motor Listrik Tangkas X7 New Diuji Tempuh Jarak 1.200 Km Banten-Bali
Komposisi anggota XLOV terdiri dari Wumuti (Cina), Rui (Taiwan), Hyun (Korea Selatan), dan Haru (Jepang). Haru merupakan personel termuda atau maknae dalam grup.
Rintangan di Awal Karier
Gaya unik yang diadopsi grup ini sempat menghadapi rintangan besar saat baru memulai karier. XLOV pernah dilarang tampil di program musik mingguan populer Music Bank karena masalah lirik.
Lagu cinta berjudul "Rizz" dinilai bermasalah karena menggunakan kata "boy" alih-alih "girl" seperti lagu pada umumnya.
Ciri khas penampilan mereka juga terlihat dalam sesi pemotretan dan kostum panggung, di mana personel kerap mengenakan rok dan wig panjang.
Popularitas Global
Meskipun mendapat kritik dari netizen Korea Selatan, popularitas global grup ini tetap impresif. XLOV berhasil merangkul basis penggemar loyal di Jepang hingga Eropa.
Sepanjang tahun ini, grup tersebut sukses menyelenggarakan tur konser internasional di berbagai negara Eropa.
>>> OJK Tunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Dirut BEI Periode 2026-2030
Perjalanan konser mencakup Spanyol, Finlandia, Polandia, Swiss, Belanda, Inggris, Prancis, Denmark, Yunani, dan ditutup di Jerman.
Update Terbaru
Bahlil Lahadalia Cari Solusi Pasokan Batu Bara Medium untuk PLN
Kamis / 18-06-2026, 16:05 WIB
Pemerintah Pantau Fluktuasi Harga Cabai demi Jaga Rantai Pasok
Kamis / 18-06-2026, 16:05 WIB
Real Madrid Sepakat Rekrut Jose Mourinho, Incar Marcus Rashford
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Ilmuwan China Berhasil Tembus Batas Fisika Reaktor Matahari Buatan
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Bandung Barat Hapus Denda Pajak Daerah untuk Tingkatkan Pendapatan
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Mantan Dirut PT MDI Divonis 5 Tahun Penjara Terbukti Korupsi TaniHub
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Rupiah Melemah 32 Poin ke Rp17.794 Akibat Ketidakpastian Global
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
KSAL: Lulusan Seskoal Jangan Terjebak Ambisi Jabatan dan Kemewahan
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Presiden Prabowo Panggil Seluruh Direksi Himbara ke Istana Bahas Perbankan
Kamis / 18-06-2026, 16:01 WIB
Pelemahan Rupiah Tekan Sektor Otomotif, Bengkel Keluhkan Biaya Naik
Kamis / 18-06-2026, 16:00 WIB
Pertamina Gandeng Subholding Downstream Pamerkan Produk UMKM di JKF 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:00 WIB
Komisi XIII DPR Dengar Aduan Dokter Muda soal Penahanan Sertifikat Profesi
Kamis / 18-06-2026, 16:00 WIB
Ma Ning Jadi Wasit China Pertama di Piala Dunia dalam 24 Tahun
Kamis / 18-06-2026, 16:00 WIB
BI Catat Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 28,14 Persen per Mei 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:00 WIB






