Bek Timnas Jerman, Antonio Rudiger, menanggapi santai berbagai kritik yang selama ini ditujukan kepadanya terkait perilaku di atas lapangan.

Pemain Real Madrid itu kerap menjadi sorotan karena gaya bermain agresif, aksi provokatif terhadap lawan, hingga ekspresi ketidakpuasan kepada wasit.

>>> Tretan Muslim Menangis Syuting Film, Singgung Kuota Haji Dikorupsi

Meski demikian, Rudiger menegaskan dirinya tetap terbuka terhadap kritik yang disampaikan secara objektif dan membangun.

"Pertama-tama saya menghormati setiap pendapat. Saya menanggapinya dengan serius dan saya juga pernah meminta maaf atas hal-hal tersebut.

Namun tidak banyak yang bisa dikatakan. Kritik yang serius selalu saya terima dengan baik," kata Rudiger.

Ia juga melihat sisi positif dari kontroversi yang melibatkan dirinya.

"Tetapi seseorang harus bertanya pada dirinya sendiri, ketika hal-hal seperti itu banyak dibicarakan, itu menghasilkan klik, terutama di media sosial.

Saya melihat ada sisi positif dari situ. Karena nama saya menghasilkan banyak klik.

Terkadang pemberitaan buruk adalah pemberitaan yang baik," imbuhnya.

Kontroversi Sepanjang Karier

Sepanjang kariernya, Rudiger beberapa kali terlibat kontroversi baik di level klub maupun tim nasional.

>>> BKPRMI Apresiasi Dialog Langsung Pejabat Negara dengan Mahasiswa di Kampus

Salah satunya ketika ia mendapat hukuman larangan bermain enam pertandingan akibat melempar benda ke arah wasit pada final Copa del Rey 2025 di Spanyol.

Insiden tersebut menuai kritik tajam dari direktur tim nasional Jerman, Rudi Voeller.

Rudiger juga pernah menjadi sorotan saat Piala Dunia 2022 ketika melakukan sprint dengan gaya mengangkat lutut tinggi saat mengejar bola dalam pertandingan melawan Jepang.

Aksi tersebut dinilai sebagian pengamat sebagai sikap arogan dan tidak menghormati lawan.

Dalam beberapa bulan terakhir, posisi inti Rudiger di lini belakang Jerman mulai tergeser oleh Jonathan Tah.

Namun, pemain berusia 33 tahun itu mengaku tidak memiliki masalah dengan peran sebagai pemain pengganti.

Saat ini Jerman tengah bersiap menghadapi Pantai Gading pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Sabtu (20/6/2026).

>>> Bakom RI: Penurunan Harga Minyak Dunia Perkuat Ruang Fiskal Indonesia

Sebelumnya, Der Panzer mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao.