KPK Cermati Nama-Nama yang Muncul di Sidang Kasus Bea Cukai
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencermati nama-nama yang muncul dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan penyidik akan mencermati informasi yang diperoleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam proses persidangan.
>>> Zlatko Dalic: Timnas Kroasia Tak Boleh Salah Lagi Usai Kalah dari Inggris
Pernyataan itu disampaikan Setyo di Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Rabu (17/6), saat ditanya jurnalis mengenai kemunculan sejumlah nama dalam sidang kasus Bea Cukai.
Nama-nama yang muncul antara lain Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama, Pejabat Fungsional Bea Cukai Madya Ahmad Dedi, dan mantan Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan yang kini menjabat anggota BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana.
Setyo menegaskan penyidik KPK tidak akan membiarkan begitu saja informasi tersebut. "Dengan adanya informasi-informasi tersebut, tentu dicermati juga oleh penyidik, oleh Kedeputian Penindakan dan Eksekusi ya.
Tidak dilepaskan begitu saja," katanya.
Setelah dari LAN, Setyo kembali ditanya hal serupa seusai rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Ia mengatakan hal itu akan dikaji, dicermati, dan ditelaah.
Menurut dia, JPU KPK akan menyampaikan laporan perkembangan penuntutan bila ada hal baru pada kasus Bea Cukai. "Masih berproses.
Kita tunggu saja prosesnya seperti apa," katanya.
Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai.
Sehari kemudian, enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan atau KW.
>>> Suku Bunga The Fed Tetap, Harga Emas Dunia Merosot ke Level 4.299 Dollar AS
Update Terbaru
IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah Menanti RDG BI dan MSCI
Kamis / 18-06-2026, 08:00 WIB
Yang Terbaik! Baca Lookism Chapter 612 Sub Indo Terbaru
Kamis / 18-06-2026, 08:00 WIB
16 Saham Cum Dividen 18 Juni 2026, Yield Tertinggi Capai 5%
Kamis / 18-06-2026, 07:56 WIB
Enam Perusahaan Bidik Dana IPO Rp41 Triliun di Bursa Hong Kong
Kamis / 18-06-2026, 07:56 WIB
Muhammadiyah Dorong Pembenahan Menyeluruh Tata Kelola Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 07:56 WIB
Produksi Smartphone Global Diprediksi Anjlok 16,2% akibat Lonjakan Harga Memori
Kamis / 18-06-2026, 07:55 WIB
AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman Islamabad, Blokade Laut Dicabut
Kamis / 18-06-2026, 07:55 WIB
Garena Bagikan Diamond Free Fire Gratis Lewat Kolaborasi FF X Shopee
Kamis / 18-06-2026, 07:55 WIB
Uzbekistan vs Kolombia di Grup K Piala Dunia 2026: Jadwal dan Fakta
Kamis / 18-06-2026, 07:53 WIB
5 Kebiasaan Pagi Hari untuk Cegah Asam Urat Kambuh
Kamis / 18-06-2026, 07:53 WIB
KPAI Desak Polisi Usut Dugaan Kekerasan Terhadap Betrand Peto
Kamis / 18-06-2026, 07:52 WIB
KISI Sekuritas: Sektor Perbankan Paling Berpotensi Terdampak Review MSCI
Kamis / 18-06-2026, 07:52 WIB
Sistem Keselamatan Berlapis pada Mobil Listrik: Limp Mode hingga Proteksi Baterai
Kamis / 18-06-2026, 07:52 WIB
Artotel Group dan Perisai Psikologi Indonesia Luncurkan Program Wisata Psikologi Mindhavana
Kamis / 18-06-2026, 07:52 WIB






