Artotel Group bersama PT Perisai Psikologi Indonesia meluncurkan program wisata psikologi bernama Mindhavana. Peluncuran berlangsung di Artotel Casa Hang Tuah, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Program ini menggabungkan ilmu psikologi dan pariwisata dengan fokus pada konektivitas diri. Layanan ini menyasar masyarakat lanjut usia di atas 50 tahun untuk menata ulang makna hidup.

>>> Sistem Keselamatan Berlapis Bikin Mobil Listrik Aman di Jalan

Director of Sales & Revenue Artotel Group, Nastalia Nursanti, mengatakan konsep wellness yang dihadirkan memberikan dimensi baru.

Wisatawan dapat berhenti sejenak, merefleksikan hidup, dan kembali terhubung dengan diri sendiri dengan bantuan psikolog.

Didorong Data Kependudukan

Peluncuran program ini didorong data internal mengenai struktur kependudukan.

Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) BPS 2025, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia mencapai 34 juta jiwa.

>>> Kemnaker Mulai Cairkan Uang Saku Magang Nasional Batch III

Dari total populasi lansia, 85 persen hidup ditanggung anak dan 15 persen secara mandiri. Fenomena ini memicu kebutuhan ruang pemulihan mental yang lebih besar.

COO PT Perisai Psikologi Indonesia, Catur Prasetyo, mengatakan selama puluhan tahun pariwisata berbicara tentang destinasi dan atraksi. Namun perubahan zaman memunculkan fenomena baru yang semakin nyata.

Kondisi masyarakat menunjukkan tren perjalanan bergeser dari hiburan fisik menuju ketenangan batin. "Banyak orang mampu berlibur, tapi belum tentu pulih," ujar Catur Prasetyo.

Melalui Mindhavana, tren baru ini diharapkan memperkuat industri pariwisata domestik. Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental menjadi pasar utama layanan ini.

>>> Cristiano Ronaldo Sambut Piala Dunia 2026 dengan Antusiasme Tinggi

Catur Prasetyo menambahkan, kemewahan masa depan bukan hanya fasilitas, melainkan ketenangan batin dan kemampuan memahami diri sendiri. Karena itu, Mindhavana disebut sebagai psychological luxury experiences.