Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan skema rekayasa lalu lintas menjelang penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Tahun 2026.

Acara keagamaan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Plaza Monumen Nasional (Monas) sisi selatan, Jakarta Pusat.

>>> KPK Cermati Nama-Nama yang Muncul di Sidang Kasus Bea Cukai

Kegiatan akan dimulai pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB. Para pengendara diimbau mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan di sekitar Monas.

Pengaturan Arus Lalu Lintas

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan pihaknya menerjunkan 88 petugas untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, terutama di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara.

Pengaturan difokuskan pada arus kendaraan dari arah barat menuju timur, termasuk dari Tanah Abang dan arah utara atau Kota menuju Senen.

Dishub menegaskan pengalihan arus bersifat fleksibel dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Rute Alternatif yang Disarankan

Bagi pengendara dari Harmoni menuju Bundaran HI, arus dapat dialihkan melalui Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan MH Thamrin.

Dari Harmoni menuju Tugu Tani, kendaraan diarahkan melewati Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga Jalan M.

>>> Zlatko Dalic: Timnas Kroasia Tak Boleh Salah Lagi Usai Kalah dari Inggris

I. Ridwan Rais.

Untuk akses ke Stasiun Gambir dari Harmoni, rute meliputi Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Kebon Sirih, Jalan MI Ridwan Rais, dan Jalan Medan Merdeka Timur.

Dari Bundaran HI menuju Harmoni, tersedia dua opsi: melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan Majapahit; atau melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit.