Model dan aktris Emily Ratajkowski kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, unggahan fotonya di media sosial memicu kontroversi luas.

Dalam foto tersebut, perempuan berusia 35 tahun itu berpose dengan jaket kulit terbuka tanpa atasan. Ia menggendong boneka bayi seolah sedang menyusui, sementara tangan lainnya memegang segelas wine.

>>> Bahlil Bentuk Tim Pengadaan untuk Atasi Pasokan Batu Bara PLN

Banyak warganet yang menyuarakan ketidaknyamanan di kolom komentar. Konsep visual yang ditampilkan dinilai terlalu provokatif dan melanggar batas norma kesopanan.

"Sejak kapan kita menyusui dan minum alkohol? Ini sangat… tidak nyaman.

Ini bahkan tidak terlihat seperti seni," tulis salah satu warganet.

Kritik lain menyoroti bagaimana aktivitas sakral seorang ibu diubah menjadi komoditas mode.

"Menseksualisasikan menyusui dan menggunakan 'bayi' sebagai properti, tidak ada yang keren atau modis tentang itu," ujar warganet lainnya.

Rangkaian foto tersebut sebenarnya merupakan bagian dari materi promosi untuk esai pribadi Emily yang diterbitkan oleh media The Cut.

>>> Pelayaran Selat Hormuz Butuh Waktu untuk Normal Pasca Kesepakatan AS-Iran

Ia memanfaatkan akun Instagram pribadinya untuk menyebarkan materi tersebut.

Hingga saat ini, pihak Emily Ratajkowski belum memberikan respons atau klarifikasi resmi terkait gelombang protes yang menimpanya.

Dampak Medis Minum Alkohol Saat Menyusui

Terlepas dari kontroversi foto tersebut, konsumsi alkohol saat menyusui memiliki batasan medis yang ketat. Anggapan bahwa memompa ASI lalu membuangnya dapat menghilangkan kadar alkohol secara cepat adalah mitos.

Menurut Nebraska Medicine, konsumsi alkohol dalam porsi berlebih atau binge drinking sangat tidak disarankan. Hal ini dapat mengganggu kesehatan biologis ibu dan anak.

Konsumsi alkohol dosis tinggi terbukti dapat menurunkan produksi ASI secara signifikan. Zat alkohol mampu menekan kadar hormon prolaktin dan oksitosin, yang mengontrol produksi dan kelancaran ASI.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa gangguan pada refleks pengeluaran ASI dalam jangka panjang akan memperpendek durasi masa menyusui.

>>> Harga Perak Antam 18 Juni 2026 Turun Tajam ke Rp 45.750 per Gram

Paparan alkohol yang masuk ke tubuh bayi juga berisiko mengganggu pola tidur, pertumbuhan fisik, serta perkembangan motorik anak.