Pemerintah Buka Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026 untuk PTN dan PTS
Pemerintah resmi membuka pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026.
Program ini ditujukan bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
>>> IHSG Terkoreksi 1,34% ke Level 6.137,24 pada Awal Perdagangan 18 Juni 2026
Proses pendaftaran dan sinkronisasi pilihan perguruan tinggi dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Oktober 2026.
Skema ini dirancang untuk membantu pembiayaan pendidikan bagi lulusan berpotensi akademik baik namun terkendala ekonomi.
Penerima program akan dibebaskan dari biaya kuliah. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan biaya hidup yang besarannya disesuaikan berdasarkan zonasi wilayah universitas.
Persyaratan Pendaftaran
Calon mahasiswa wajib memenuhi sejumlah kriteria dasar. Persyaratan tersebut meliputi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat pada tahun 2024, 2025, atau 2026.
Pendaftar harus memiliki potensi akademik yang baik dan berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang didukung dokumen sah.
Selain itu, calon penerima harus sudah dinyatakan lulus atau sedang mengikuti seleksi mandiri di PTN atau PTS yang bermitra dengan program KIP Kuliah.
Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang valid juga menjadi syarat wajib.
Cara Mendaftar KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026
Langkah pertama adalah membuat akun di situs resmi KIP Kuliah. Pendaftar harus memasukkan NIK, NISN, NPSN, dan alamat email aktif untuk verifikasi.
>>> 30 Ucapan Perpisahan Sekolah yang Menyentuh Hati dan Berkesan
Setelah akun aktif, pendaftar melengkapi biodata keluarga, rincian ekonomi, kondisi rumah, dan mengunggah berkas pendukung. Selanjutnya, peserta tetap harus mengikuti ujian atau seleksi mandiri di kampus pilihan.
Update Terbaru
Politisi Demokrat Desak Transparansi Proyek Golden Dome Trump
Kamis / 18-06-2026, 11:49 WIB
Kemdiktisaintek Kaji Perluasan Aturan Akomodasi Layak untuk Dosen Disabilitas
Kamis / 18-06-2026, 11:48 WIB
Kementan Siapkan Pengamanan Sumber Air Antisipasi Ancaman El Nino
Kamis / 18-06-2026, 11:48 WIB
Pemerintah Uji Coba BBM Bioetanol E20, Target Implementasi 2028
Kamis / 18-06-2026, 11:48 WIB
Peruri: Pekerja Era Digital Wajib Miliki Kemampuan Berpikir Kritis
Kamis / 18-06-2026, 11:48 WIB
Perbanas: 90% UMKM Belum Butuh Kredit Bank, Andalkan Modal Sendiri
Kamis / 18-06-2026, 11:48 WIB
OJK Tetapkan Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Periode 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 11:48 WIB
Swiss Bidik Kemenangan Perdana Lawan Bosnia di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:45 WIB
Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 Lewat HP Secara Online
Kamis / 18-06-2026, 11:44 WIB
Kolombia Kalahkan Uzbekistan 3-1 di Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:44 WIB
Lil Nas X Siapkan Musik Baru Usai Jalani Rehabilitasi Bipolar
Kamis / 18-06-2026, 11:44 WIB
Lil Nas X Siapkan Musik Baru Setelah Jalani Rehabilitasi Mental
Kamis / 18-06-2026, 11:44 WIB
Hakim Missouri Jatuhkan Vonis 291 Tahun Penjara untuk Pemerkosa Tujuh Wanita
Kamis / 18-06-2026, 11:44 WIB
Indeks Dolar AS Menguat ke Level 100 Imbas Prospek Suku Bunga
Kamis / 18-06-2026, 11:44 WIB






