Perbanas: 90% UMKM Belum Butuh Kredit Bank, Andalkan Modal Sendiri
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mencatat sebanyak 90 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) belum merasa perlu mengajukan kredit ke perbankan.
Temuan ini menjadi penyebab utama rendahnya penyaluran pembiayaan ke sektor tersebut.
>>> OJK Tetapkan Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Periode 2026-2030
Kondisi ini memicu kontraksi pada pertumbuhan pembiayaan UMKM, meskipun secara umum kredit perbankan nasional masih tumbuh positif. Mayoritas pelaku usaha masih mengandalkan modal pribadi untuk menjalankan bisnis.
Permintaan Pasar Jadi Penggerak Utama
Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas, Aviliani, menjelaskan bahwa penyaluran kredit UMKM bersifat demand-driven. Hal itu berdasarkan riset kelembagaan terkait perilaku pendanaan pelaku usaha.
"Bahwa kredit UMKM itu lebih bersifat demand-driven, hampir 90% UMKM formal dan informal tidak mengajukan kredit karena merasa tidak perlu," ungkap Aviliani dalam acara Revitalisasi Bisnis Model UMKM di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Data riset menunjukkan 88 persen pelaku UMKM memilih menggunakan dana sendiri untuk operasional. Perbanas terus mendorong mereka agar mengakses pembiayaan perbankan guna ekspansi dan peningkatan kelas usaha.
>>> Swiss Bidik Kemenangan Perdana Lawan Bosnia di Piala Dunia 2026
"Jadi artinya apa? Bahwa mereka lebih suka dengan dana sendiri.
Kalau kita berharap yang naik kelas, pasti dia membutuhkan ekspansi, dan ekspansi itu membutuhkan dana bank," jelas Aviliani.
Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, menegaskan bahwa kendala utama bukan dari pasokan atau likuiditas perbankan, melainkan rendahnya permintaan.
>>> Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 Lewat HP Secara Online
"Mayoritas pelaku UMKM belum mengajukan kredit karena merasa belum membutuhkan pembiayaan dan masih mengandalkan modal sendiri. Sementara itu, ketika UMKM mengajukan kredit, tingkat persetujuannya relatif tinggi," terangnya.
Update Terbaru
BI Rate Diprediksi Tetap 5,5%, Perbanas Soroti Biaya Dana Perbankan
Kamis / 18-06-2026, 12:52 WIB
IHSG Melemah 1,06 Persen Akibat Tekanan Sentimen Domestik dan Global
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Saham PIK2 Melesat 6,23% di Sesi I Usai Pengumuman Private Placement
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Kinerja Sucor AM Capai Rp47,22 Triliun pada Kuartal I 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Pertamina Gandeng Subholding Downstream Dorong Pasar UMKM di Jakarta Fair
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Mendengkur Setiap Malam Bisa Ganggu Kesehatan Mental dan Daya Ingat
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Pratinjau Meksiko vs Korsel: Berebut Kendali Grup A Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Putin: Rusia dan ASEAN Dukung Sistem Tatanan Dunia yang Adil
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Persija Jakarta Resmi Akhiri Kontrak Hanif Sjahbandi
Kamis / 18-06-2026, 12:50 WIB
Kaki Kiri Messi Diasuransikan Rp16 Triliun, Banyak yang Tak Tahu
Kamis / 18-06-2026, 12:49 WIB
King Nassar Gelar Konser Tunggal Perdana November 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:49 WIB
Google Home Speaker dengan Gemini for Home Resmi Diperkenalkan
Kamis / 18-06-2026, 12:49 WIB
Cisco Luncurkan Cloud Control untuk Kolaborasi Manusia dan Agen AI
Kamis / 18-06-2026, 12:48 WIB
Pinnacle Investment Rekomendasikan Reksadana Pasar Uang Jelang Pengumuman BI
Kamis / 18-06-2026, 12:48 WIB






