Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) resmi meluncurkan UMKM Center untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas di berbagai lini.

Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi mengatakan penguatan sektor UMKM menjadi fokus strategis organisasinya.

>>> Posisi Duduk Tak Ergonomis Picu Nyeri Pinggang pada Usia Muda

"Penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus yang kami pandang strategis. Oleh karena itu, kami meluncurkan UMKM Center Perbanas," ujar Hery di Jakarta, Kamis.

Menurut Hery, UMKM di Indonesia berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional dan menyerap sebagian besar tenaga kerja.

Namun, hasil riset Perbanas menunjukkan adanya perlambatan pertumbuhan kredit UMKM, bahkan sempat mengalami kontraksi.

Hery menjelaskan kondisi tersebut perlu disikapi dengan mendorong pelaku UMKM agar dapat mengakses pembiayaan dari perbankan untuk mengembangkan usaha.

"Kami menemukan bahwa tantangan umum saat ini bukan terletak pada terbatasnya pasokan kredit dari perbankan.

>>> Kemensos Percepat Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen di Berbagai Daerah

Sebaliknya, mayoritas pelaku UMKM belum mengajukan kredit karena merasa belum membutuhkan pembiayaan dan masih mengandalkan modal sendiri," katanya.

Hery menambahkan, ketika UMKM mengajukan kredit, tingkat persetujuannya juga tinggi.

Fakta ini menunjukkan bahwa agenda besar yang perlu didorong bersama adalah meningkatkan bankable dan kesiapan UMKM untuk tumbuh dan berkembang.

Atas dasar itu, Perbanas membentuk UMKM Center sebagai platform kolaborasi untuk membantu UMKM naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan akses pembiayaan, perluasan akses pasar, dan akselerasi digitalisasi usaha.

>>> MPMRent Terima 50 Unit Wuling New BinguoEV Lite untuk Armada Korporasi

"Kami berharap UMKM Center dapat menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku UMKM dengan ekosistem yang mereka butuhkan untuk berkembang secara berkelanjutan," pungkas Hery.