Swiss bertekad meraih kemenangan perdana saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Jumat dini hari WIB.

Laga ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen setelah sama-sama mengawali turnamen dengan hasil imbang.

>>> LPEI: Ekspor Kakao RI Tumbuh 36% di Tengah Tekanan Pasokan Global

Swiss ditahan Qatar 1-1 pada laga pembuka, sedangkan Bosnia dan Herzegovina bermain imbang dengan skor serupa ketika menghadapi Kanada.

Secara performa, Swiss tampil lebih meyakinkan pada pertandingan pertama.

Tim asuhan Murat Yakin mendominasi penguasaan bola, mengendalikan tempo permainan, serta menciptakan banyak peluang saat menghadapi Qatar.

Namun, kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mengubah dominasi tersebut menjadi kemenangan.

Swiss bahkan hampir mengamankan tiga poin sebelum kebobolan pada masa injury time.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi tim yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten tampil kompetitif di panggung internasional.

Tim berjuluk Nati tersebut tercatat selalu lolos ke babak gugur dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, sehingga target serupa kembali dibidik pada turnamen kali ini.

Kekuatan Swiss dan Harapan Bosnia

Kekuatan utama Swiss masih bertumpu pada organisasi permainan yang solid dan lini pertahanan yang berpengalaman.

Kehadiran pemain-pemain seperti Manuel Akanji, Nico Elvedi, Granit Xhaka, dan Ricardo Rodriguez membuat tim ini memiliki keseimbangan antara pengalaman dan kualitas.

Di lini depan, Breel Embolo diharapkan mampu menjadi tumpuan dalam membongkar pertahanan Bosnia.

Di kubu lawan, Bosnia dan Herzegovina datang dengan kepercayaan diri setelah berhasil mengamankan satu poin dari Kanada, salah satu tuan rumah turnamen.

Meski demikian, hasil tersebut juga memperlihatkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.