Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengumumkan rencana perluasan sistem pipa bahan bakar militer NATO ke negara-negara Baltik.

Pengumuman itu disampaikan dalam konferensi pers di Warsawa setelah penandatanganan perjanjian pertahanan bilateral Jerman-Polandia pada Rabu (17/6).

>>> PM Pakistan: AS dan Iran Tandatangani MoU, Kesepakatan Berlaku Segera

"Kami bekerja sama untuk memperluas sistem jalur pipa NATO hingga ke negara-negara Baltik," kata Pistorius.

Ia menambahkan bahwa perluasan sistem pipa militer diperlukan untuk kemampuan pertahanan dan perlindungan sayap timur aliansi.

"Kami ingin memastikan pasokan bahan bakar yang andal tepat di tempat yang benar-benar dibutuhkan dalam situasi pertahanan," ujar Pistorius.

>>> China Luncurkan Satelit Navigasi dengan Roket Kuaizhou-11

Perjanjian Pertahanan Baru

Sebelumnya, Polandia dan Jerman menandatangani perjanjian kerja sama militer baru yang tidak mencakup jaminan keamanan bersama.

Dokumen tersebut menggantikan perjanjian kerangka kerja tentang kerja sama pertahanan yang telah berlaku selama 15 tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia berulang kali menyatakan keprihatinan atas aktivitas NATO yang belum pernah terjadi sebelumnya di dekat perbatasan baratnya.

>>> Pentagon Akui Chatbot AI Grok Milik xAI Dukung Operasi Militer AS

Kremlin mencatat bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang berpotensi membahayakan kepentingannya.