Program KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026 telah resmi dibuka. Bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa yang mengalami kendala biaya pendidikan di PTN maupun PTS.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi KIP Kuliah. Berikut panduan lengkapnya.

in1

>>> Pentagon Ungkap Penggunaan Chatbot AI Grok dalam Operasi Militer

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026

Calon pendaftar harus lulusan SMA/SMK/sederajat maksimal dua tahun sebelumnya. Selain itu, harus lulus seleksi masuk perguruan tinggi di program studi terakreditasi.

Dokumen yang diperlukan antara lain bukti keluarga miskin atau rentan yang valid.

Bisa berupa KIP Pendidikan Menengah yang terdata di DTSEN maksimal desil 4, atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) jika pendapatan orang tua di bawah UMP.

Data pribadi seperti NIK, NISN, NPSN, dan email aktif juga wajib disiapkan.

Langkah-Langkah Pendaftaran

Kunjungi laman resmi di https://kip-kuliah. kemdiktisaintek.

go. id dan buat akun baru.

Isi NIK, NISN, NPSN, dan email aktif untuk validasi data.

>>> Google Perbarui Android Switch untuk Migrasi Mudah dari iPhone

Tunggu data diverifikasi sistem, lalu periksa email untuk mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses. Gunakan kode tersebut untuk masuk kembali ke laman KIP Kuliah.

Tentukan jalur seleksi Mandiri sesuai pilihan perguruan tinggi. Jika dinyatakan diterima, nama akan diusulkan ke Kemdiktisaintek sebagai penerima KIP Kuliah.

Nominal Bantuan KIP Kuliah 2026

Penerima program mendapatkan pembebasan biaya studi (UKT/SPP) penuh hingga lulus.

Selain itu, ada bantuan biaya hidup bulanan yang ditransfer langsung ke rekening setiap enam bulan sekali tanpa potongan.

Besaran bantuan hidup bervariasi: Rp800.000, Rp950.000, Rp1.100.000, Rp1.250.000, atau Rp1.400.000 per bulan.

Jangka waktu bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, maksimal 8 semester untuk Sarjana/Diploma IV.

Jadwal Penting KIP Kuliah 2026

Pendaftaran akun siswa berlangsung dari 3 Februari hingga 31 Oktober 2026. Jalur SNBP dibuka 10–18 Februari 2026, jalur SNBT 25 Maret–7 April 2026.

>>> Pemerintah Siapkan Rp14,09 Triliun untuk Tunjangan Guru Non-ASN pada 2027

Khusus jalur Mandiri PTN dan PTS, pendaftaran dibuka mulai 15 Juni hingga 31 Oktober 2026.