Asian Development Bank (ADB) menempatkan investasi pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas utama dalam kemitraan dengan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Deputy Country Director ADB Resident Mission di Indonesia, Kanya Satyani Sasradipoera, dalam acara "Japan-Funded Scholarship Programs Alumni Gathering for Indonesia" di Jakarta, Jumat (19/6).

in1

>>> ARTJOG 2026 Resmi Dibuka, Tandai Awal Trilogi ARS LONGA

ADB telah menetapkan tiga strategi kemitraan dengan Indonesia untuk periode 2025-2029. Ketiganya meliputi peningkatan daya saing ekonomi, ketahanan dan keberlanjutan, serta investasi pada pengembangan SDM.

Salah satu implementasi nyata dari fokus tersebut adalah program beasiswa ADB-Japan Scholarship Program (ADB-JSP).

"Bersama pemerintah dan mitra, kami senantiasa memperkuat pendidikan tinggi dan pengembangan keterampilan guna memberdayakan individu serta institusi untuk terus mendukung pembangunan," ujar Kanya.

Ia menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membuka wawasan dan membawa perubahan bagi masyarakat.

>>> Raim Laode Rilis Lagu 'Dunia Yang Nanti', Kisah Cinta Tak Tersampaikan

ADB tidak hanya berkolaborasi dengan Pemerintah Jepang dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga melalui bantuan beasiswa pendidikan.

"Kami sangat berterima kasih kepada pihak Pemerintah Jepang atas komitmen jangka panjangnya untuk selalu memberdayakan para generasi cendekiawan serta para pembawa perubahan di seluruh kawasan," kata Kanya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong sebagai inti dari setiap upaya pembangunan yang dicanangkan ADB.

Acara alumni gathering di Jakarta merupakan kelanjutan dari pertemuan serupa di Manila, Filipina, dan Dhaka, Bangladesh, pada awal tahun ini.

>>> Brasil Tekuk Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Cunha Bintang Lapangan

Peserta acara meliputi alumni dari program beasiswa yang didukung Pemerintah Jepang melalui ADB-JSP, MEXT, JICA, IMF, dan Bank Dunia, serta perwakilan mitra lainnya.