Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi membuka pendaftaran program Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2026.

Pendaftaran dibuka mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026 melalui portal resmi beasiswa. kemdiktisaintek.

in1

>>> The Midnight Darlings Rilis Single Kedua Momentary Pleasure

go. id.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa dosen penerima beasiswa tetap dapat menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain itu, mereka juga tetap menerima tunjangan sertifikasi dosen (serdos) sehingga tidak khawatir kehilangan penghasilan selama kuliah.

"Dosen sambil berkuliah itu tetap bisa melaksanakan Tri Dharma, sehingga hal-hal yang sifatnya pendapatan dari Serdos dan dari lainnya itu tetap bisa diberikan," kata Brian Yuliarto.

Tahapan Seleksi dan Persyaratan

Proses seleksi terdiri dari beberapa tahap. Seleksi administrasi berlangsung hingga 14 Juli 2026.

>>> Belanda vs Swedia: Oranje Waspadai Ancaman Underdog

Kemudian dilanjutkan Tes Bakat Skolastik pada 29-30 Juli 2026, seleksi substansi pada 9-14 Agustus 2026, dan penetapan penerima pada 21 Agustus 2026.

Persyaratan pendaftar meliputi batas usia maksimal per 31 Desember 2026. Bagi yang melaksanakan tugas jabatan fungsional dosen, usia maksimal belum memasuki 57 tahun.

Sedangkan bagi yang meninggalkan tugas tersebut, usia maksimal belum 53 tahun.

Pendaftar wajib memiliki ijazah S2 dengan IPK minimal 3,25. Dokumen harus diunggah melalui portal resmi.

>>> Brasil Tekuk Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha Cetak Brace

Selain itu, calon penerima beasiswa harus menyusun esai dan proposal penelitian sepanjang 1.500-2.000 kata.