Mimpi gelandang Timnas Kanada, Ismael Kone, untuk tampil penuh di Piala Dunia 2026 harus pupus.

Pemain muda ini menderita cedera patah kaki yang serius saat memperkuat negaranya melawan Qatar di Vancouver.

in1

>>> Brasil Menang Telak, Haiti Jadi Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa Ismael Kone mengalami patah tulang tibia serta fibula. Cedera ini memaksanya absen membela Kanada hingga akhir turnamen.

Insiden terjadi pada menit ke-51 dalam perebutan bola.

Gelandang Qatar, Assim Madibo, melakukan tekel yang berujung fatal hingga membuat Kone terjatuh dengan posisi kaki tidak wajar.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengaku langsung menyadari tingkat keparahan cedera tersebut. "Tepat saat itu, saya bisa mendengar suara tulang yang patah," ujarnya.

Kone kemudian ditandu keluar lapangan dengan bantuan tabung oksigen. Meski kesakitan, ia sempat mengacungkan jempol kepada suporter.

Keteguhan Iman di Tengah Cobaan

Di tengah masa sulit, Ismael Kone menunjukkan keteguhan iman melalui media sosial. Ia menegaskan keyakinannya bahwa cobaan ini adalah bagian dari rencana terbaik Sang Pencipta.

"ALLAH tidak pernah mengecewakan saya. Sepanjang hidup saya, bahkan tidak sekalipun.

Jadi mengapa harus meragukan-Nya sekarang?" tulis Kone di Instagram.

Ia meyakini segala peristiwa telah direncanakan Tuhan. "Dia tahu dan melihat segalanya bahkan sebelum itu terjadi.

>>> Bapanas: 7,7 Juta Ton CBP Disalurkan ke Masyarakat Selama 2023-2025

Pertempuran ini adalah ujian bagi iman saya," lanjutnya.

Kone siap menjalani pemulihan panjang.

"ALLAH tidak akan pernah memberi Anda tantangan yang tidak bisa Anda atasi, dan diuji adalah hadiah terbaik dari Tuhan," tulisnya.

Meski tak bisa bermain, Kone berjanji akan mendukung rekan-rekannya. Ia berseloroh akan menjadi asisten pelatih non-resmi untuk menyuntikkan motivasi dari pinggir lapangan.

Solidaritas terlihat saat Nathan Saliba, yang menggantikan Kone, mencetak gol dalam kemenangan 6-0 atas Qatar. Ia langsung membentangkan jersey nomor delapan milik Kone.

Kone merespons dengan penuh haru. "Apa yang kalian lakukan kemarin akan tetap bersama saya selamanya.

Saya akan segera kembali," tulisnya.

Asosiasi Sepak Bola Kanada mengumumkan operasi Kone berjalan sukses. "Ia diperkirakan akan pulih sepenuhnya tetapi akan melewatkan sisa Piala Dunia FIFA 2026," tulis Canada Soccer.

>>> Kaspersky Temukan 336 Domain Palsu Catut Piala Dunia 2026

Kehilangan Kone menjadi tantangan berat bagi Kanada yang sedang dalam tren positif. Namun, kemenangan besar atas Qatar menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang laga melawan Swiss.