Kapolri: Ziarah ke Makam Mantan Presiden Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut rangkaian ziarah ke makam para mantan presiden sebagai upaya Polri menyerap nilai-nilai kepemimpinan bangsa.
Kegiatan ini dilakukan menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026.
>>> Pertamina Raih Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Saat berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu, Sigit mengatakan tradisi tersebut bertujuan menggali semangat perjuangan para pemimpin terdahulu.
Hal itu untuk memperkuat komitmen institusi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur dan alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno, lalu setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata," kata Sigit dalam keterangannya.
Menurut Kapolri, nilai-nilai yang diwariskan para pemimpin bangsa memiliki arti penting bagi Polri dalam menjalankan amanah negara dan menjawab harapan masyarakat.
>>> China Terapkan Tarif Tambahan 55% untuk Daging Sapi Australia
"Rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting, khususnya bagi institusi Polri," ujarnya.
Sigit menegaskan nilai-nilai kepemimpinan tersebut perlu dijaga dan diteruskan sebagai semangat pengabdian Polri dalam menjalankan fungsi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.
>>> Bahlil Tegaskan Komitmen Penyediaan Akses Listrik untuk Seluruh Rakyat
Sebelumnya, Kapolri telah berziarah ke makam Presiden keempat RI K. H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang, Jawa Timur.
Update Terbaru
DPD: Indonesia Butuh Pemimpin Berkarakter di Tengah Arus Globalisasi
Sabtu / 20-06-2026, 15:52 WIB
5 Rekomendasi Face Cream Anak untuk Melembapkan dan Mencerahkan
Sabtu / 20-06-2026, 15:52 WIB
Dean Zandbergen Soroti Penunjukan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Sabtu / 20-06-2026, 15:48 WIB
IHSG Menguat 2,82% ke Level 6.177 pada Pekan Ketiga Juni 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:45 WIB
CORTIS Terpukau Sambutan COER di Red Carpet Allo Bank Festival 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:44 WIB
Miguel Almiron Kartu Merah Akibat Larangan Menutup Mulut
Sabtu / 20-06-2026, 15:44 WIB
Simpatisan MBG Malang Raya Kawal Target 82,9 Juta Penerima Manfaat
Sabtu / 20-06-2026, 15:40 WIB
5 HP Rp1,2 Juta dengan Performa Terbaik di Juni 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Bersembunyi di Game Dewasa
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB
Perancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Gegara Tinggi Badan?
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB
TVS Indonesia Pamerkan Kendaraan Niaga Baru di Jakarta Fair 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB
Investasi Reksa Dana dan Obligasi Bantu Jaga Nilai Aset Finansial
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB
Sambut HUT ke-499 Jakarta, Archipelago Hotels Gelar Promo Flash Campaign
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB
Tiga Wasit Tiongkok Pimpin Laga Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:36 WIB






