Menjelang Piala Dunia 2026, muncul pertanyaan menarik: apakah tinggi badan pemain bisa menentukan kesuksesan sebuah tim?

Pertanyaan ini dilontarkan oleh Profesor Tim Olds dari Health Sciences, Adelaide University dalam tulisannya di The Conversation.

in1

>>> TVS Indonesia Pamerkan Kendaraan Niaga Baru di Jakarta Fair 2026

Data menunjukkan bahwa dua tim dengan rata-rata tinggi badan tertinggi di Piala Dunia 2026 adalah Bosnia dan Herzegovina serta Norwegia, dengan rata-rata 187 sentimeter.

Sementara itu, Arab Saudi menjadi tim dengan postur paling pendek, rata-rata 178 sentimeter.

Tinggi Badan Ideal Pemain Sepak Bola

Pemain Piala Dunia memiliki variasi tinggi badan yang luas, dari Diego Maradona (165 cm) hingga Erling Braut Haaland (195 cm).

Para pemenang Ballon d'Or juga memiliki tinggi yang beragam, seperti Lionel Messi (170 cm) dan Rodri (190 cm).

Menurut analisis, tidak ada korelasi langsung antara tinggi badan rata-rata tim dan performa. Pemenang Piala Dunia seperti Argentina, Spanyol, dan Brasil termasuk tim berpostur pendek selama bertahun-tahun.

Tinggi badan memang memberikan keuntungan dalam duel udara, situasi bola mati, dan pertahanan. Namun, faktor tersebut bukan penentu utama keberhasilan tim.

Pemain sepak bola profesional umumnya lebih tinggi dari rata-rata pria di negara asal.

>>> Investasi Reksa Dana dan Obligasi Bantu Jaga Nilai Aset Finansial

Menariknya, selisih tinggi badan antara pemain dan populasi umum lebih besar di negara yang masyarakatnya relatif pendek.

Alasan Perancis Dianggap Kandidat Juara

Meski bukan tim tertinggi, Perancis tetap menjadi favorit juara. Alasannya adalah kombinasi kualitas individu pemain, kedalaman skuad, pengalaman, serta keseimbangan antara kekuatan fisik dan teknik.

Perancis merupakan salah satu negara paling konsisten di Piala Dunia dalam dua dekade terakhir. Les Bleus menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.

Sejarah sepak bola menunjukkan bahwa tim dengan rata-rata pemain tertinggi tidak selalu menjadi juara. Tinggi badan hanyalah salah satu elemen dari profil atlet elite.

Jika Perancis berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2026, penyebabnya kemungkinan bukan semata-mata karena postur tubuh, melainkan perpaduan kualitas fisik, teknik, pengalaman, dan kedalaman skuad.

Profesor Olds menutup tulisannya dengan nada bercanda: "Tebakanmu tentang siapa yang akan memenangkan Piala Dunia sama buruknya dengan tebakanku.

Tapi aku bisa mengatakan dengan yakin bahwa itu akan menjadi tim yang terdiri dari para pemuda dengan tinggi badan sedikit di atas rata-rata.

>>> Sambut HUT ke-499 Jakarta, Archipelago Hotels Gelar Promo Flash Campaign

Dan itu akan menjadi Perancis. Mungkin."