John Herdman mengaku belum menonton Piala Dunia 2026 karena seluruh konsentrasinya tercurah pada persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.

"Fokus saya ada di sini, saya belum menonton Piala Dunia, saya telah bekerja untuk memastikan kita melakukan semua yang perlu kita lakukan untuk lolos," ujar Herdman.

in1

>>> Ai Ogura Rebut Pole Position di Kualifikasi MotoGP Ceko 2026

Mantan pelatih Timnas Kanada itu menegaskan bahwa target membawa Indonesia tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia menjadi prioritas utama pekerjaannya saat ini.

"Itu satu-satunya hal yang ada di pikiran saya," kata Herdman.

Menurut Herdman, proses menuju Piala Dunia memerlukan perencanaan matang, mulai dari pengembangan pemain, peningkatan kualitas tim, hingga pembentukan mentalitas kompetitif.

Satu Visi dengan Presiden Prabowo Subianto

John Herdman juga membeberkan hasil diskusinya dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai masa depan sepak bola tanah air.

Ia menilai Kepala Negara memiliki harapan yang sama besar dengan jutaan masyarakat Indonesia yang mendambakan kehadiran skuad Garuda di Piala Dunia 2030.

"Dia (Prabowo) salah satu dari 280 juta orang yang ingin kita lolos ke Piala Dunia 2030," tutur Herdman.

>>> AMMSI Dukung Penyesuaian Operasional MBG untuk Efisiensi Anggaran

Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa seluruh elemen sepak bola nasional kini mempunyai tujuan serupa, yaitu membawa Timnas Indonesia naik ke level yang lebih tinggi.

"Semua yang kita lakukan, setiap hari kita bangun, kita terobsesi dengan kualifikasi itu, karena itu akan mengubah segalanya di negara kita selamanya," ucap Herdman.

John Herdman menyambut positif dukungan penuh yang diberikan pemerintah terhadap perkembangan dan kemajuan performa Timnas Indonesia.

"Kami berharap dapat membawa tim ini ke World Cup pada tahun 2030," kata Herdman.

Kendati demikian, John Herdman mengingatkan bahwa perjalanan panjang menuju Piala Dunia tidak hanya bertumpu pada tim pelatih dan para pemain semata.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat Indonesia terus mengalirkan dukungan kepada skuad Garuda sepanjang proses kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia.

>>> Antiklimaks Berulang: Timnas Turki Tersingkir Awal dari Piala Dunia 2026

Saat ini, Timnas Indonesia tengah intensif menjalani program penguatan tim untuk menghadapi berbagai agenda internasional sekaligus membangun fondasi yang kokoh demi persaingan di masa depan.