Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, sekelompok ibu rumah tangga memilih meluangkan waktu untuk membaca bersama di taman.

Mereka adalah anggota Klabu Bacaman (Baca bareng di Taman) di Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

in1

>>> Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik untuk Siapkan Tenaga Kerja

Komunitas ini menjadi oase bagi para ibu yang ingin lepas sejenak dari rutinitas domestik dan adiksi gawai. Melalui kegiatan literasi, mereka menemukan kembali kewarasan dan semangat hidup.

Berawal dari Kerinduan Masa Muda

Klabu digagas oleh Pipit Dwia dan Sri Dewi Susanty (Santy).

Santy menjelaskan bahwa banyak ibu sebenarnya memiliki hobi membaca sejak muda, tetapi kesibukan berkeluarga membuat mereka sulit meluangkan waktu.

"Awalnya dari kegelisahan para ibu-ibu ini yang sebenarnya dulu waktu masih muda punya hobi baca. Ketika udah berkeluarga, kesibukannya luar biasa.

Jadi gimana caranya di sela-sela kesibukan ini bisa meluangkan waktu untuk baca buku lagi," ujar Santy.

Selain mengembalikan kebiasaan membaca, Klabu juga menjadi sarana detoks digital. Pipit menekankan bahwa konsumsi media digital yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesadaran diri dan stabilitas emosional.

"Kita ingin menjadi alternatif kegiatan untuk para ibu menyeimbangkan kehidupannya dari dunia digital. Digital consumption-nya bisa dinetralisir dengan kegiatan literasi di Klabu," kata Pipit.

Membaca di Taman, Recharge Mental

Kegiatan Klabu dilakukan di taman-taman terbuka hijau. Anggota membawa tikar, bekal, dan buku masing-masing, sementara anak-anak bermain bebas di sekitar.

>>> Yamaha Patenkan Motor Sport Listrik Tanpa Pedal Rem Kaki

Dinar, salah satu anggota, mengaku bahwa membaca di rumah seringkali sulit karena distraksi pekerjaan rumah dan rasa kantuk.