Dua prajurit yang bertugas di McGregor Range Complex, New Mexico, mengaku sering kehilangan waktu makan karena harus mengantre lama di dapur pangkalan (DFAC).

Mereka berbicara kepada Task & Purpose dengan syarat anonim. Antrean bisa mencapai lebih dari satu jam dan terjadi secara rutin.

in1

>>> Trump: Kepala Geng Tren de Aragua Tewas dalam Serangan AS di Venezuela

Video antrean panjang di dapur tersebut viral di media sosial pekan ini. Sejak Maret, foto dan video serupa juga diunggah oleh akun US Army WTF!

Moments.

Guy A. Volb, direktur urusan publik Fort Bliss, mengatakan dapur McGregor memiliki kebijakan 100% memberi makan.

"Tidak ada prajurit yang ditolak. Jika mereka sudah dalam antrean sebelum dapur tutup, mereka tetap mendapat makanan," ujarnya.

Namun, para prajurit mengatakan mereka terpaksa membeli makanan di toko pangkalan atau truk makanan.

Biaya itu keluar dari kantong sendiri, padahal sebagian gaji prajurit junior sudah dipotong untuk biaya operasional dapur.

Volb menyebut jam operasional dapur sudah diperpanjang dan pihaknya berupaya mengatur jadwal kedatangan unit. "Dana kontrak saat ini tidak memungkinkan dapur buka sepanjang hari.

>>> AS Kurangi Jet Tempur dan Kapal Perang dari Misi NATO di Eropa

Kami akan evaluasi setelah jam diperpanjang dan jadwal bertahap diterapkan," katanya.

Masalah Berulang di Pangkalan Lain

Rob Evans, veteran Angkatan Darat yang menjalankan aplikasi Hots & Cots, mengatakan masalah ini serius karena prajurit dengan kartu makan tidak punya cadangan.

"DFAC tutup bukan sekadar ketidaknyamanan, tapi akses pangan mereka," ujarnya.

Sebelumnya, prajurit di Schofield Barracks, Hawaii, mengeluhkan dapur yang sering tutup. Di Fort Greely, Alaska, kontrak pekerja dapur sempat terganggu.

Di Fort Johnson, Louisiana, prajurit harus membayar sendiri dan baru diganti.

Di Hunter Army Airfield, Georgia, kartu makan juga tidak bisa digunakan pada Februari lalu.

Keluhan ini muncul di tengah upaya Angkatan Darat merombak dapur dengan kios bawa pulang dan kontraktor swasta.

>>> Mandiri Jogja Marathon 2026 Pecahkan Rekor dengan 10.200 Pelari dari 17 Negara

Pada Februari, Angkatan Darat mengumumkan prajurit di Fort Hood, Texas, akan menerima 'Freedom Dollars' senilai $39 di dapur swasta baru.