Meta Sediakan Camilan Kantor demi Pulihkan Moral Karyawan
Raksasa teknologi Meta dilaporkan tengah berupaya memperbaiki moral kerja karyawannya yang merosot mendekati titik terendah.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menawarkan lebih banyak camilan di area kantor.
>>> Mesir Tundukkan Selandia Baru 3-1, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia
Suasana suram di internal perusahaan ini diakui langsung oleh Chief Technology Officer (CTO) Meta, Andrew "Boz" Bosworth.
Ia menyebut tingkat kepuasan karyawan saat ini bahkan lebih buruk dibandingkan skandal Cambridge Analytica pada 2016.
Merosotnya motivasi kerja dipicu oleh kebijakan perombakan manajemen yang ekstrem.
Perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 8.000 pekerja pada bulan lalu, serta memindahkan 6.500 karyawan lainnya secara sepihak ke divisi Applied AI.
Para staf mengeluhkan peran baru tersebut karena dinilai melelahkan dan menghancurkan jiwa.
Tekanan psikologis semakin diperparah oleh kebijakan perusahaan di Amerika Serikat yang melacak ketukan keyboard serta pergerakan mouse demi melatih sistem AI.
Janji Perbaikan Budaya Kerja
Bosworth mengakui adanya ketidakpuasan yang meluas melalui unggahan internal.
>>> OJK Catat Rasio NPF Multifinance Naik Jadi 2,89 Persen per April 2026
Ia meminta karyawan untuk tetap berkorban demi masa transisi, namun berjanji akan memperbaiki budaya kerja Meta agar kembali menyenangkan.
"Kami telah merusak kepercayaan yang Anda miliki bahwa keahlian dan kontribusi spesifik Anda akan dihargai," tulis Bosworth.
Ia menambahkan bahwa restrukturisasi manajemen telah merusak stabilitas tim yang sudah ada.
Perubahan strategi yang berjalan sangat cepat serta siklus rekrutmen yang tidak menentu dinilai menempatkan seluruh staf dalam posisi sulit.
Untuk mengatasi masalah struktur, pihak manajemen memutuskan membatasi jumlah bawahan langsung maksimal 20 orang per manajer.
Bosworth juga menegaskan perusahaan tidak berniat mengganti pekerja sepenuhnya dengan kecerdasan buatan.
>>> AS Kirim Pasukan ke Kenya untuk Bangun Fasilitas Isolasi Ebola
Langkah pemulihan hubungan kerja ini akan dibarengi dengan peningkatan anggaran perjalanan dinas serta investasi pada acara-acara sosial kantor.
Update Terbaru
Istri Kyle Busch Bagikan Pesan Mengharukan di Hari Ayah, Ungkap Kartu yang Sudah Dibuat
Senin / 22-06-2026, 16:37 WIB
Serena Williams Kembali ke Tunggal Wimbledon dengan Wild Card
Senin / 22-06-2026, 16:37 WIB
Britney Spears Berharap Bisa Hamil Lagi, Bagikan Video Menari
Senin / 22-06-2026, 16:37 WIB
8 Tempat Bersejarah yang Berubah Drastis dalam Seabad Terakhir
Senin / 22-06-2026, 16:35 WIB
10+ Orang Alami Hari Buruk, Pasti Ingin Putar Waktu
Senin / 22-06-2026, 16:35 WIB
4 Cara Alami Mencegah Rambut Beruban Tanpa Mengecat
Senin / 22-06-2026, 16:35 WIB
Vin Diesel Dinobatkan sebagai Pria Botak Paling Seksi 2022, Pangeran William Tergusur
Senin / 22-06-2026, 16:35 WIB
Kabar Mualaf Giancarlo Esposito Muncul Saat Syuting Film di Arab Saudi
Senin / 22-06-2026, 16:33 WIB
Shin Min Ah Ingatkan Pentingnya Kenali Pasangan: Jangan Buru-buru Menikah
Senin / 22-06-2026, 16:32 WIB
Liam Payne Tinggalkan Harta Rp 485 Miliar, Putranya Jadi Pewaris Tunggal
Senin / 22-06-2026, 16:32 WIB
Veteran Irak dan Afghanistan Kritik Desain Memorial Perang Global Melawan Teror
Senin / 22-06-2026, 16:27 WIB
Siapa Istri Brigjen Yuniar Dwi Hantono? Nama Ny. Dhieta Yuniar Terseret Sorotan Jogja Marathon 2026
Senin / 22-06-2026, 16:24 WIB
Mohamed Salah Bersinar, Mesir Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 16:21 WIB






