Rasa jenuh akibat rutinitas yang monoton mendorong seseorang untuk mencari pengalaman baru. Saat berselancar di media sosial, ia menemukan kegiatan unik: membaca buku sambil naik transportasi umum.

Penasaran, ia pun mendaftar dan mengikuti kegiatan LiteraTOUR.

in1

>>> Boboiboy Galaxy Musim 1: Visual dan Skill Meningkat, Plot Bergeser

Pada 14 Juni 2026, LiteraTOUR berkolaborasi dengan Patjar Merah mengadakan baca bersama di TransJakarta dengan rute Halte Blok M menuju Tosari.

Sesampainya di lokasi, peserta berkumpul dan saling berkenalan. Sekitar pukul 11.00 WIB, acara dimulai dengan pembukaan oleh Nabila Putri dan Wahyu Novianto selaku penyelenggara.

Mereka menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan dan meminta peserta memperkenalkan diri serta menyebutkan buku yang sedang dibaca.

Membaca di Tengah Ramainya Bus

Setelah itu, peserta berjalan menuju Halte Blok M Hub. Kawasan Blok M tampak padat, dan perjalanan menuju Halte Tosari juga ramai karena bertepatan dengan agenda maraton.

Di dalam bus yang penuh, peserta berusaha fokus membaca buku. Awalnya terganggu keramaian, namun perlahan larut dalam bacaan.

Tiba di Halte Tosari, peserta berkumpul kembali untuk berbagi pengalaman membaca sambil menikmati kudapan. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan rekomendasi buku dari Nabila dan Wahyu.

LiteraTOUR, Berawal dari Sebuah Keresahan

Wahyu Novianto, pengurus LiteraTOUR sekaligus content creator buku, menjelaskan bahwa gerakan ini berangkat dari keresahan terhadap kehidupan perkotaan.

Menurutnya, transportasi umum bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan budaya literasi.

>>> Golkar Ajak Elit Parpol Jaga Stabilitas dan Konsisten Bersikap

Gagasan ini pertama kali datang dari Nabila Putri, inisiator LiteraTOUR.

Ia menyoroti kondisi transportasi umum di Surabaya yang dinilai belum terhubung optimal dan belum dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.