Ketua DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengajak seluruh elit partai politik untuk menunjukkan kedewasaan dan konsistensi sikap dalam merespons dinamika nasional.

Menurutnya, para elit parpol penting menjaga kondusivitas politik dan menghindari narasi provokatif yang berpotensi memanaskan situasi.

in1

>>> Garner Kalahkan Magnesi, Raih Sabuk Interim WBC

"Tugas seluruh elit politik adalah memberi keteladanan, menghadirkan solusi, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik sesaat," kata Misbakhun di Jakarta, Minggu.

Ia menegaskan partai politik tidak seharusnya bersikap ambigu, seperti menjadi penyeimbang saat kebijakan bermasalah tetapi ikut mengambil manfaat ketika program pemerintah mendapat respons positif.

Perbedaan pandangan dan kritik adalah hal wajar dalam demokrasi.

Meski Indonesia tidak mengenal oposisi formal, setiap partai perlu menunjukkan posisi jelas, baik di dalam maupun di luar pemerintahan.

"Tidak bisa satu pihak mengambil poin dari program pemerintah yang bagus, tetapi mengkritik keras ketika ada program yang bermasalah.

>>> Jerman Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Pantai Gading

Posisi politik dua kaki tidak elegan," ujarnya.

Di tengah tekanan geopolitik dan ekonomi, Misbakhun mengingatkan agar kritik disampaikan secara bertanggung jawab dan menenangkan keadaan.

"Kritik penting dalam demokrasi, dan pemerintah terus mendengar aspirasi. Namun yang dibutuhkan adalah sikap menyejukkan, bukan narasi yang memanaskan keadaan," katanya.

Ia mendorong seluruh partai politik mengedepankan politik kerja bersama, karena persoalan bangsa tidak bisa diselesaikan dengan saling menyalahkan.

>>> 25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna

"Politik berwawasan kebangsaan, yaitu politik yang memprioritaskan kepentingan nasional daripada kepentingan politik praktis yang populis," pungkasnya.