Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan sebanyak 33 jamaah haji asal provinsi tersebut yang terdampak bencana menerima bantuan dari Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Padang, Minggu, mengatakan masing-masing penerima mendapatkan uang tunai Rp20 juta.

in1

>>> Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Dibuka di Depok, Gratis untuk Umum

Bantuan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kegigihan dan semangat jamaah haji Indonesia, khususnya dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar, yang tetap menunaikan ibadah haji meskipun baru dilanda bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

"Mereka tetap mempertahankan niat dan berjuang menunaikan Rukun Islam kelima. Keteguhan itulah yang kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation," ujar Rifki.

Secara keseluruhan, Zayed Foundation menyerahkan bantuan kepada 162 jamaah haji dari tiga provinsi terdampak bencana.

Khusus di Sumbar, penerima santunan berasal dari Kabupaten Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Kota Padang.

>>> Zurich Syariah Fokus pada Edukasi dan Kolaborasi untuk Genjot Pasar Asuransi

Sebelum penyerahan, pihak Uni Emirat Arab meminta Kemenhaj mendata calon penerima. Dari sejumlah usulan, 33 orang memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan.

"Di balik musibah ada hikmah yang Allah berikan.

Ketika terjadi bencana di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara, Uni Emirat Arab menunjukkan kepeduliannya kepada jamaah haji yang terdampak," tambah Rifki.

Bantuan ini tidak hanya bersifat materi, tetapi juga menunjukkan solidaritas kemanusiaan dan ukhuwah Islamiah lintas negara.

>>> MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintahan Presiden Prabowo dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji melalui Kemenhaj.