Belanda Hancurkan Swedia 5-1, Graham Potter Minta Blagult Petik Pelajaran
Belanda Hancurkan Swedia 5-1, Graham Potter Minta Blagult Petik Pelajaran
Timnas Swedia harus menerima kenyataan pahit saat berhadapan dengan Belanda pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026. Bertanding di Houston, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB, Blagult takluk dengan skor telak 1-5.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Swedia yang sebelumnya tampil meyakinkan setelah mengalahkan Tunisia 5-1 pada pertandingan pembuka. Modal kemenangan besar itu sempat menumbuhkan keyakinan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada Belanda.
Namun jalannya pertandingan berkata lain. Tim asuhan Ronald Koeman tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan celah yang muncul di lini pertahanan Swedia.
>>> Norwegia Larang AI Generatif untuk Siswa SD, Mulai Agustus 2026
Potter Nilai Skor Tak Gambarkan Jalannya Laga
Meski kalah empat gol, pelatih Swedia Graham Potter menilai performa anak asuhnya tidak seburuk yang tercermin dari papan skor.
Menurut dia, pertandingan tersebut menjadi pengalaman penting yang harus dimanfaatkan timnya untuk berkembang selama turnamen berlangsung.
"Saya rasa kami tidak bermain dengan buruk di laga ini. Terkadang anda harus merasakan pengalaman seperti ini dan kami akan belajar dari pengalaman ini," kata Potter seusai pertandingan.
Pelatih asal Inggris itu menegaskan timnya tidak boleh larut dalam kekecewaan. Fokus kini diarahkan pada evaluasi agar kesalahan yang sama tidak terulang pada laga berikutnya.
Belanda Dinilai Tampil Lebih Efektif
Potter juga mengakui kualitas permainan Belanda yang mampu memberi tekanan sejak awal pertandingan. Ia menyoroti serangan dari sisi lapangan yang beberapa kali menyulitkan barisan pertahanannya.
"Hari ini kami berhadapan dengan tim yang bagus. Mereka benar-benar melukai kami terutama dari sektor sayap," ujarnya.
Ia menambahkan, gol pembuka Belanda berawal dari situasi yang seharusnya bisa diantisipasi lebih baik oleh para pemain Swedia.
"Gol pertama mereka lahir dari bola-bola panjang, dan kami tidak mengantisipasi itu dengan cukup baik di pertandingan tadi," lanjut Potter.
Nasib Swedia Ditentukan di Laga Terakhir
Kekalahan dari Belanda membuat peluang Swedia menuju babak 32 besar belum aman. Mereka kini harus menghadapi Jepang pada pertandingan terakhir fase grup.
Laga tersebut akan menjadi penentuan bagi Blagult. Kemenangan menjadi target utama jika mereka ingin menjaga peluang melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Update Terbaru
Audisi Miss Indonesia ke-20 Berakhir di Jakarta, Pendaftar Melonjak
Minggu / 21-06-2026, 13:36 WIB
Langkah Membumi Market 2026 Dorong Generasi Muda Adopsi Gaya Hidup Hijau
Minggu / 21-06-2026, 13:36 WIB
Jepang Hancurkan Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 13:36 WIB
Minyak Ikan Mampu Menjaga Kesehatan Jantung dan Kulit
Minggu / 21-06-2026, 13:36 WIB
Saber Interactive Rilis Update Besar Urban Blight untuk Toxic Commando
Minggu / 21-06-2026, 13:36 WIB
BPBD Catat 285 Jiwa di Parigi Moutong Terdampak Gempa Magnitudo 6,7
Minggu / 21-06-2026, 13:32 WIB
KA Argo Anjasmoro Makin Diminati, Weekend Jakarta–Surabaya Jadi Lebih Santai Lewat Lintas Utara Jawa
Minggu / 21-06-2026, 13:32 WIB
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
Minggu / 21-06-2026, 13:31 WIB
Militer AS Pastikan Selat Hormuz Tetap Terbuka untuk Pelayaran
Minggu / 21-06-2026, 13:31 WIB
Trump Kritik PM Italia Meloni di Tengah Ketegangan AS-Italia
Minggu / 21-06-2026, 13:31 WIB
Wamendagri Ribka: Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
Minggu / 21-06-2026, 13:28 WIB
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
Minggu / 21-06-2026, 13:26 WIB
Audisi Miss Indonesia 20th Membludak, Peserta Meningkat di Sejumlah Kota
Minggu / 21-06-2026, 13:26 WIB
Jepang Hajar Tunisia 4-0, Samurai Biru Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 13:26 WIB






