Isu perubahan identitas klub menjelang Super League 2026/2027 semakin menghangat. Dua klub yang menjadi sorotan adalah Malut United dan Adhyaksa FC.

Malut United dikabarkan akan berganti nama menjadi Jateng United FC dan memindahkan markas ke Stadion Jatidiri, Semarang.

in1

>>> Audisi Miss Indonesia 20th Membludak, Peserta Meningkat di Sejumlah Kota

Sementara itu, Adhyaksa FC disebut akan pindah ke Palangkaraya dengan Stadion Tuah Pahoe.

Beredar pula kabar bahwa Adhyaksa FC berpotensi berganti nama menjadi Persiter Ternate dan menggunakan Stadion Gelora Kie Raha.

Belum Ada Pengajuan Resmi

Direktur Kompetisi I.

League, Asep Saputra, menegaskan bahwa operator kompetisi belum menerima pengajuan resmi terkait perubahan nama atau home base dari kedua klub.

"Kalau secara spesifik memang kami belum mendapatkan sesuatu yang resmi. Namun memang ada satu surat yang ditembuskan kepada kami terkait perubahan tersebut," kata Asep kepada awak media.

>>> Jepang Hajar Tunisia 4-0, Samurai Biru Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Ia menjelaskan bahwa setiap anggota PSSI berhak mengajukan perubahan identitas klub, namun harus mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Ancaman Sanksi Pengurangan Poin

Seluruh peserta Super League 2026/2027 telah menjalani proses Club Licensing. Stadion yang didaftarkan dalam siklus lisensi 2026 menjadi dasar kelayakan klub.

Perubahan setelah lisensi diterbitkan berpotensi menimbulkan konsekuensi. Asep menegaskan bahwa regulasi Super League mengatur sanksi bagi klub yang melanggar.

"Kalau kita melihat regulasi Super League, salah satu konsekuensinya adalah potensi pengurangan dua poin," jelasnya.

Lisensi klub diberikan berdasarkan lima aspek: infrastruktur, finansial, legal, sporting, serta personnel and administration. Perubahan pada salah satu aspek dapat menyebabkan evaluasi ulang status lisensi.

>>> Belanda dan Jepang Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Grup F Piala Dunia 2026

Dengan Super League 2026/2027 yang semakin dekat, kepastian masa depan Malut United dan Adhyaksa FC menjadi isu yang dinantikan publik sepak bola nasional.