Festival Daur Ulang Langkah Membumi Bertransformasi Jadi Market Interaktif
Festival daur ulang "Langkah Membumi" memasuki tahun kelima dengan transformasi menjadi "Langkah Membumi Market".
Acara ini menghadirkan pendekatan keberlanjutan yang lebih interaktif, relevan, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
>>> I.League Siapkan League Cup sebagai Pengganti Piala Indonesia
Transformasi ini didorong oleh temuan sejak 2023 yang menunjukkan sekitar 90 persen audiens Langkah Membumi berasal dari Gen Z dan milenial muda.
COO dan Co-Founder Blibli Lisa Widodo mengatakan generasi muda semakin peduli terhadap isu sustainability. Mereka juga aktif mencari produk, layanan, dan pengalaman yang sesuai dengan nilai yang diyakini.
Menurut Lisa, Gen Z memiliki kesadaran tinggi terhadap isu sosial dan lingkungan. Mereka juga berpengaruh besar terhadap tren konsumsi di masa depan.
"Langkah Membumi Market 2026 hadir untuk menjembatani kesenjangan antara kepedulian dan tindakan nyata melalui pengalaman yang praktis, partisipatif, dan relevan," kata Lisa dalam keterangan tertulis, Minggu.
Tiga Pilar Utama Langkah Membumi Market 2026
Langkah Membumi Market 2026 menghadirkan tiga pilar utama. Pertama, Inspiring Talks yang menyuguhkan ide dan kisah inspiratif dari pemimpin industri, kreator, komunitas, dan changemakers.
>>> Jadwal Tayang dan Sinopsis Tensura Season 4 Episode 79: Interogasi Glenda
Kedua, Eco Labs mengajak pengunjung belajar sambil mencoba melalui workshop dan pengalaman interaktif. Ketiga, Curated Market menjadi ruang bagi brand dan pelaku usaha untuk menampilkan produk ramah lingkungan.
Puncak acara Langkah Membumi Market 2026 dijadwalkan pada 8–11 Oktober 2026 di Grand Indonesia, Jakarta.
Sebagai pembuka, Blibli Tiket Action menggelar Langkah Membumi Networking Dinner 2026 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Acara bertema "Who Should Change First: Companies or Consumers?"
ini mempertemukan sekitar 60 pemimpin industri dan komunitas.
>>> Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
Luke Ariefiandi, Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia, berharap forum ini membuka peluang kolaborasi yang berdampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Update Terbaru
Apakah Semua Orang Berhak Mendapat Kesempatan Kedua? Menakar Film DOSA
Minggu / 21-06-2026, 15:46 WIB
Pemkot Bengkulu Terima 10 Ribu Stok Blangko KTP dari Ditjen Dukcapil
Minggu / 21-06-2026, 15:46 WIB
Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 5,7 Persen
Minggu / 21-06-2026, 15:46 WIB
Kampung Perigi, Kampung Tua di Palembang yang Menjaga Tradisi Kopi dan Roti Ratusan Tahun
Minggu / 21-06-2026, 15:44 WIB
BI Waspadai Dampak Guncangan Ekonomi Global yang Belum Reda
Minggu / 21-06-2026, 15:41 WIB
Harga Redmi K90 Ultra Bocor, Hampir Setara Poco X8 Pro Max
Minggu / 21-06-2026, 15:41 WIB
Honda Luncurkan Mobil Listrik Murah Super-N di Inggris
Minggu / 21-06-2026, 15:40 WIB
Thibaut Courtois Ingin Bertahan di Real Madrid hingga Pensiun
Minggu / 21-06-2026, 15:40 WIB
Xiaomi Siap Luncurkan Redmi K90 Ultra Akhir Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 15:40 WIB
Marco Bezzecchi Dilarang Balapan Usai Pukul Marshal di MotoGP Ceko
Minggu / 21-06-2026, 15:40 WIB
Arda Guler Minta Maaf Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 15:36 WIB
Colorful Luncurkan Keyboard Mekanikal Chitu MAG-60 Edisi Terbatas
Minggu / 21-06-2026, 15:36 WIB
Mencintai dan Melarikan Diri: Pergulatan Batin dalam Cerita Cinta Enrico
Minggu / 21-06-2026, 15:32 WIB
285 Jiwa di Parigi Moutong Terdampak Gempa Magnitudo 6,7
Minggu / 21-06-2026, 15:32 WIB






