Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Patung Jenderal Sudirman tidak akan dipindahkan selama pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian deck) Dukuh Atas atau Jembatan Cincin Donat di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Setelah kami merenungkan berhari-hari, Patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini, jadi tidak akan kami geser, supaya tidak menjadi polemik," kata Pramono di Jakarta, Minggu.

in1

>>> Indomobil eMotor Tyranno X Resmi Meluncur, Jarak Tempuh Lebih Jauh Rp32,8 Juta

Pramono mengatakan telah melihat rincian proyek dan memutuskan untuk tidak memindahkan patung tersebut.

"Saya sudah melihat detail gambarnya, sehingga tidak perlu dipindahkan bahkan menjadi tempat yang akan diingat oleh semuanya," ujarnya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menyampaikan akan membangun anjungan di dalam pedestrian deck. Pejalan kaki yang melintas nantinya bisa melihat Patung Jenderal Sudirman dari anjungan jembatan.

Proyek Pedestrian Dukuh Atas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Minggu resmi melakukan peletakan batu pertama pedestrian deck Dukuh Atas dan menargetkan infrastruktur tersebut rampung pada 2028.

>>> Veda Ega Start Posisi Delapan di Moto3 Ceko 2026

Peletakan batu pertama ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta. Kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian hasil penataan kawasan Jalan H.R.

Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Fasilitas khusus pejalan kaki ini dirancang untuk menghubungkan berbagai moda transportasi publik, yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodetabek, KRL, Transjakarta, dan kereta bandara.

>>> Hasil Piala Dunia 2026: Ekuador Ditahan Curacao Tanpa Gol

Fasilitas tersebut dibuat melingkar dengan diameter sekitar 118 meter dan lebar kurang lebih 12 meter.