Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memulai pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian deck) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan.

Proyek yang dijuluki Jembatan Cincin Donat ini ditargetkan selesai pada 2028.

in1

>>> Jerman Pastikan Tiket 32 Besar, Pantai Gading Tertahan di Posisi Kedua Grup E

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan peletakan batu pertama pada Minggu (16/5/2026). Ia berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kualitas transportasi di Jakarta.

Fasilitas ini dirancang khusus untuk pejalan kaki dan akan menghubungkan berbagai moda transportasi publik. Di antaranya MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodetabek, KRL, Transjakarta, dan kereta bandara.

Jembatan tersebut berbentuk melingkar dengan diameter sekitar 118 meter dan lebar kurang lebih 12 meter. Selain sebagai akses pejalan kaki, akan ada area komersial di sepanjang jalur pergerakan.

Pramono optimistis keberadaan jembatan ini akan menghidupkan kereta bandara dan mendorong integrasi transportasi secara keseluruhan. Ia juga menyebut rencana city check-in di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, pedestrian deck belum memiliki nama resmi. Pemprov DKI akan mengadakan sayembara untuk memilih nama yang tepat.

>>> Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun

Sementara itu, masyarakat menjulukinya Jembatan Cincin Donat karena bentuknya yang melingkar.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono menyampaikan pencapaian Jakarta sebagai kota dengan transportasi publik terbaik kedua di ASEAN setelah Singapura.

Jakarta juga menempati peringkat kedelapan di Asia dan ke-17 di dunia.

Selain itu, Jakarta berada di peringkat ke-53 dalam daftar 100 Kota Terbaik di Dunia (World's Best Cities) 2026 versi Resonance Consultancy.

>>> Jusuf Kalla: Film Tanah Runtuh Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Pembelajaran

Posisi ini melampaui Washington DC, Amerika Serikat yang berada di peringkat ke-57.