Penjaga gawang Timnas Curacao, Eloy Room, mencatatkan rekor 15 kali penyelamatan saat menahan imbang Ekuador dengan skor 0-0 dalam laga penyisihan grup Piala Dunia 2026 pada Minggu (21/6/2026).

Pertandingan Grup E tersebut didominasi oleh skuad Ekuador yang mengemas hingga 63 persen penguasaan bola dan melepaskan 28 kali percobaan tembakan.

in1

>>> Perum Bulog Serap 3,17 Juta Ton Beras Petani Hingga Juni 2026

Sebanyak 15 peluang yang mengarah tepat ke sasaran dari tim asuhan kapten Enner Valencia itu berhasil digagalkan oleh ketangkasan Room.

Himpunan data statistik resmi dari Opta menobatkan pencapaian kiper berusia 35 tahun tersebut sebagai jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia tanpa melalui babak tambahan waktu sejak tahun 1966.

Atas aksi heroik di bawah mistar gawang tersebut, Room dianugerahi penghargaan sebagai Ultra Superior Man of the Match.

"Kiper Curacao Eloy Room mencatatkan 15 penyelamatan melawan Ekuador, yang terbanyak dalam catatan rekor (sejak 1966), oleh kiper mana pun di laga Piala Dunia yang tidak menyertakan extra time," tulis akun @OptaJoe.

Pencapaian emas di level internasional ini sekaligus membuka kembali memori kemitraan Eloy Room dengan bek andalan Indonesia, Kevin Diks.

>>> Blu-ray Drakor Perfect Crown Dibatalkan Akibat Kontroversi Distorsi Sejarah

Berdasarkan data analitis dari Transfermarkt, kedua pemain tercatat pernah bermain bersama dalam 68 pertandingan kompetitif saat membela klub divisi utama Liga Belanda, Vitesse, pada tahun 2017 silam.

Kolaborasi Room dan Diks di lini belakang Vitesse pada masa lalu sukses membuahkan raihan trofi juara Piala KNVB.

Saat ini, Room melanjutkan karier profesionalnya di Amerika Serikat bersama Miami FC, sedangkan Kevin Diks meretas karier di Bundesliga Jerman memperkuat Borussia Monchengladbach.

Perjalanan kedua mantan rekan setim ini kini terpisah, di mana Diks gagal mencicipi atmosfer Piala Dunia 2026 setelah Timnas Indonesia tersingkir di babak kualifikasi ronde keempat zona Asia.

>>> Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara

Sebaliknya, Room sukses memanfaatkan panggung dunia untuk mengukir sejarah baru lewat aksi penyelamatannya.