Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang, Sumatera Barat, mewajibkan jamaah haji untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari setelah tiba di Indonesia.

Kebijakan ini disampaikan Wakil Ketua PPIH Kesehatan Embarkasi Haji Padang, dr Resnita, guna memastikan pemulihan fisik jamaah berjalan optimal.

>>> Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Sulawesi Tengah Lancar Usai Gempa

"Jamaah haji setibanya di rumah tidak boleh ke mana-mana dulu selama 14 hari atau melakukan isolasi dan memantau kondisi kesehatannya," kata dr Resnita.

Isolasi mandiri bertujuan memantau kesehatan jamaah setelah perjalanan jauh dan aktivitas fisik intensif di Arab Saudi.

Jika jamaah merasakan penurunan daya tahan tubuh atau gejala sakit, pemeriksaan medis ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat segera disarankan.

Dr Resnita menilai kepatuhan isolasi ini penting untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan warga sekitar.

Ia menyayangkan masih banyak jamaah yang mengabaikan imbauan tersebut.

>>> PBNU Ajak Masyarakat Isi Tahun Baru Islam dengan Kegiatan Sosial

PPIH menganjurkan penggunaan masker bagi jamaah dan orang terdekat sebagai proteksi tambahan dari potensi penularan penyakit.

Penjagaan kebugaran tubuh juga perlu didukung dengan pemenuhan gizi harian dan asupan air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan organ pernapasan.

"Mengonsumsi air putih bisa mencegah dehidrasi atau agar batuknya tidak bronkitis," ujar dr Resnita.

Kantor Kementerian Haji dan Umrah bersama PPIH Debarkasi Padang mencatat sebanyak 4.294 jamaah dan petugas telah tiba di Tanah Air hingga Senin (15/6/2026).

>>> Daftar Kode Redeem Mobile Legends Mei 2026 dan Cara Klaim Reward Gratis

Saat ini, pihak berwenang di Sumatera Barat menanti kedatangan tiga kelompok terbang (kloter) terakhir untuk merampungkan seluruh proses kepulangan jamaah musim haji 1447 Hijriah.