Bank Mantap Bidik Potensi Besar Segmen Pensiunan ASN dan TNI/Polri
PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menargetkan pertumbuhan bisnis dengan memanfaatkan potensi besar dari segmen pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri.
Saat ini, Bank Mantap menempati posisi kedua untuk kategori pensiunan ASN dengan jumlah nasabah sekitar 59.000 orang, setara dengan 18% pangsa pasar.
>>> CEO Danantara Ungkap Faktor Pendorong Penguatan IHSG dan Rupiah
Sementara untuk pensiunan TNI/Polri, bank ini berada di peringkat keempat dengan 57.000 nasabah atau 11% pangsa pasar.
"Artinya, kami masih memiliki ruang dan potensi untuk terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan," ujar Panji, pejabat Bank Mantap, belum lama ini.
Untuk mendorong pertumbuhan, Bank Mantap akan fokus pada konversi nasabah non-kredit, pengembangan produk inovatif, serta peningkatan produktivitas tenaga pemasaran melalui cross selling dan skema insentif.
Langkah strategis lainnya mencakup penyederhanaan proses kredit dan penguatan sistem manajemen prospek (lead management system).
Bank Mantap juga meningkatkan kualitas pelayanan melalui program tiga pilar: Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.
CSR untuk Lingkungan Sekolah
Di luar bisnis, Bank Mandiri Taspen menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui pilar sosial dan lingkungan.
>>> Kemenkeu Salurkan KUR Rp 124,7 Triliun hingga Juni 2026
Aksi terbaru adalah bantuan mesin air minum siap minum senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare.
Division Head Strategic Digital & Corporate Transformation Bank Mandiri Taspen, Iwan Kurniawan, mengatakan program ini merupakan bagian dari pilar sosial dan lingkungan di wilayah Kediri dan sekitarnya.
"Air minum merupakan kebutuhan pokok siswa.
Kami menggabungkannya dengan kampanye go green melalui mesin air siap minum ini," ujar Iwan dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Fasilitas tersebut diharapkan mendorong perubahan perilaku di lingkungan sekolah sekaligus menekan penggunaan botol plastik sekali pakai.
Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare, Ahmad Riziq Mubarok, menyebut fasilitas itu sangat relevan dengan kebutuhan sekolah berbasis asrama yang beraktivitas 24 jam.
>>> BPDP Setor Rp 17,4 Triliun ke Kas Negara hingga Mei 2026
Keberadaan instalasi mesin air ini diyakini mampu meningkatkan derajat kesehatan sekaligus membentuk kebiasaan hidup ramah lingkungan bagi seluruh siswa.
Update Terbaru
Timnas Yordania Siapkan Formasi 4-4-2 untuk Redam Agresivitas Austria
Selasa / 16-06-2026, 23:16 WIB
Harga Batu Bara Melonjak, Saham Sektor Energi Diprediksi Naik 57%
Selasa / 16-06-2026, 23:16 WIB
Pefindo Beri Peringkat idAAA untuk WOM Finance, Pasar Kuat Jadi Penopang
Selasa / 16-06-2026, 23:15 WIB
Hacker Manfaatkan Video TikTok dan Instagram Reels untuk Sebar Malware
Selasa / 16-06-2026, 23:15 WIB
IHSG Melesat 4,12 Persen ke Level 6.254,96 pada Penutupan Perdagangan
Selasa / 16-06-2026, 23:15 WIB
Timnas Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde Tanpa Gol di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:15 WIB
Kisah Ali Al-Hamadi: Air Mata Pelarian Keluarga yang Menjelma Jersey Irak di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:15 WIB
Timnas Prancis Gelar Latihan Resmi di New Jersey Jelang Lawan Senegal
Selasa / 16-06-2026, 23:14 WIB
Saham SpaceX Melonjak Tajam, Dekati Valuasi Pasar Amazon
Selasa / 16-06-2026, 23:14 WIB
Cadangan Minyak Darurat AS Menyusut ke Level Terendah Sejak 1983
Selasa / 16-06-2026, 23:14 WIB
BSI Salurkan Pembiayaan Otomotif Rp 6,62 Triliun hingga April 2026
Selasa / 16-06-2026, 23:13 WIB
Chelsea Resmi Lepas Marc Cucurella ke Real Madrid
Selasa / 16-06-2026, 23:13 WIB
Antonio Ruediger Sambut Jose Mourinho sebagai Pelatih Baru Real Madrid
Selasa / 16-06-2026, 23:13 WIB
Mengenal Sejarah dan Makna Hari Besar Setiap Tanggal 4 Mei
Selasa / 16-06-2026, 23:12 WIB






