KEK Industropolis Batang resmi menerima sertifikat penghargaan dari Yayasan Kepak Sayapku pada Jumat (6/6/2026).

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi kawasan dalam menyukseskan program 'Orang Tua Asuh Desa'.

>>> Kemenkes Dorong Pelaku Usaha Kesehatan Ikut Sensus Ekonomi 2026

Program tersebut berfokus pada peningkatan kemampuan teknis perangkat desa dalam melakukan kajian penghidupan berkelanjutan.

KEK Industropolis Batang juga memberikan pendampingan intensif di enam desa penyangga di sekitar kawasan industri.

Melalui pelatihan berbasis metode Sustainable Livelihood Approach (SLA) dan Participatory Rural Appraisal (PRA), perangkat desa kini mampu memetakan aset desa, menganalisis risiko dampak industri, serta menyusun rencana pembangunan berbasis data akurat.

Integrasi isu keberlanjutan dan SDGs Desa pun dapat terwujud.

Apresiasi dari Yayasan Kepak Sayapku

Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M Burhan Murtaki, mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti investasi di kawasan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan peradaban industri yang inklusif.

Sinergi antara program CSR dengan dokumen perencanaan formal seperti RKP Desa dan RPJM Desa dinilai dapat menurunkan potensi gesekan sosial.

Ketua Umum Yayasan Kepak Sayapku, AJ Boesra, menilai KEK Industropolis Batang sebagai pelopor kawasan industri masa depan yang bertanggung jawab.

>>> Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global Jadi 2,5% Akibat Perang Iran

Ia menyoroti antusiasme tinggi para kepala desa sejak tahap awal pemetaan aset.

AJ Boesra menambahkan bahwa pembekalan SLA berbasis data valid mencakup analisis dampak lingkungan hingga pengukuran jarak operasional.

Langkah ini mampu meminimalkan potensi konflik dan melahirkan ruang diskusi yang objektif.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan evaluasi berkala.

Optimalisasi peran perangkat teknis desa seperti Sekdes, Kaur, Kasi Perencanaan, dan unsur BPD akan menjadi kunci ke depan.

Jaminan Kepatuhan ESG bagi Investor

Keberhasilan program ini memberikan jaminan bagi investor bahwa investasi mereka berada di lingkungan yang stabil dan minim risiko sosial.

Bagi calon investor, kawasan menawarkan kepastian sosial dan kepatuhan tinggi terhadap prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

>>> Timnas Indonesia U19 Tahan Australia Tanpa Gol di Babak Pertama Semifinal Piala AFF

KEK Industropolis Batang menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi batu pijakan untuk terus mengawal hasil kajian program hingga menjadi cetak biru pembangunan desa mandiri yang kokoh.