Awan duka kembali menyelimuti dunia kedokteran Tanah Air. Kabar kehilangan datang dari kalangan dokter muda yang sedang mengabdi melalui program internship. Dokter internship di RS Sentra Medika Cisalak, dr. Siti Zahra Maghfira, dikonfirmasi meninggal dunia pada Minggu, 26 Juli 2026.
 
Kabar duka ini pertama kali disampaikan secara resmi melalui akun Instagram Junior Doctor Network Ikatan Dokter Indonesia (JDN IDI), pada Senin (27/7/2026). Kepulangan almarhumah meninggalkan duka yang mendalam bagi rekan sejawat, keluarga, serta masyarakat yang pernah dilayani oleh dedikasinya.
 

Sosok Alumni Universitas Hasanuddin

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Asosiasi Program Internship Dokter dan Dokter Gigi Indonesia (APIDGI), dr. Siti Zahra Maghfira merupakan alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
 
Sebagai dokter internship, almarhumah tengah menjalani masa pengabdian wajib yang menjadi syarat kelulusan sebelum seorang dokter umum dapat praktik mandiri atau melanjutkan ke pendidikan spesialis. Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit maupun keluarga belum merilis secara rinci mengenai penyebab kematian dr. Zahra.
 
Meski demikian, gelombang belasungkawa terus mengalir deras dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi profesi kesehatan. Doa terbaik terus dipanjatkan agar almarhumah husnul khotimah dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
 

Ungkapan Belasungkawa dari JDN IDI

Keluarga besar Junior Doctor Network Ikatan Dokter Indonesia (JDN IDI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya sang dokter muda. Dalam pernyataan resminya, JDN IDI mendoakan yang terbaik untuk almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.
 
"Keluarga Besar Junior Doctor Network Ikatan Dokter Indonesia (JDN IDI) turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Dr. Siti Zahra Maghfira - Dokter Internship RS Sentra Medika Cisalak," tulis pernyataan JDN IDI yang dikutip pada Senin (27/7/2026).
 
"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, keikhlasan, dan kesabaran dalam menghadapi kehilangan ini. Jasa dan kebaikan beliau akan senantiasa dikenang," tambah pernyataan tersebut.