Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah laporan bahwa negaranya kehabisan amunisi untuk menyerang Iran.

"Kami memiliki amunisi jauh lebih banyak daripada negara mana pun di dunia, dan jauh lebih banyak daripada yang kami butuhkan," kata Trump, dikutip Senin (27/7/2026).

>>> Denny Indrayana Desak Prabowo Pecat Gibran Sebelum 20 Oktober 2026

Pernyataan itu muncul setelah beredar kabar bahwa AS menghentikan serangan ke Teheran karena kekurangan persenjataan.

Unggahan Gambar AI Trump

Di tengah bantahan tersebut, Trump justru mengunggah serangkaian gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bernada ancaman terhadap Iran.

Salah satu gambar memperlihatkan pesawat tempur menjatuhkan bom ke fasilitas minyak dengan tulisan "STRIKE ON KHARG", merujuk pada pulau pusat ekspor minyak Iran.

>>> Batal Nikah H-14 karena Dikhianati, Wanita Ini Jalani Konseling Psikolog

Gambar lain menampilkan sosok Trump memegang bendera AS di atas kapal yang diklaim sebagai kapal tanker Iran, dengan tulisan "It's Our Oil Tanker Now!"

Beberapa versi juga menampilkan tentara dan sosok yang menyerupai pemimpin Iran.

>>> Kabar Duka Nasional: Prof. Dr. Bachtiar Aly, Mantan Dubes RI untuk Mesir, Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Meskipun gambar-gambar itu hasil AI dan bukan dokumentasi nyata, pesannya dinilai sebagai tekanan psikologis dan perang informasi di tengah meningkatnya ketegangan Washington-Teheran.